

Wali Kota Jayapura Abisai Rollo memberikan sambutan dalam acara halal bihalal warga Pasundan 1913 Di Tanah Papua berlangsung di OKA Pantai Hamadi, Sabtu (11/4). (foto:Priyadi/Cepos)
JAYAPURA-Wali Kota Jayapura Abisai Rollo mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, persoalan sampah yang dibuang sembarangan dapat memicu bencana, seperti banjir yang merugikan banyak pihak.
“Pemerintah akan terus hadir dalam setiap persoalan masyarakat.
Namun, menjaga kebersihan kota adalah tanggung jawab bersama. Jangan buang sampah sembarangan, mari kita jaga Kota Jayapura agar tetap bersih, sehat, dan nyaman,” tegas Wali Kota saat menghadiri acara halal bihalal warga Pasundan 1913 Di Tanah Papua, di Pantai Hamadi, Sabtu (11/4).
Wali Kota juga menekankan bahwa halal bihalal bukan sekadar tradisi, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan, saling memaafkan, dan menjaga keharmonisan di tengah perbedaan suku, agama, dan latar belakang.
Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong semakin tumbuh, sehingga masyarakat dapat terus bersinergi dengan pemerintah dalam membangun Kota Jayapura yang lebih baik.
Sementara itu, Koordinator Wilayah Pasundan 1913 di Tanah Papua Entis Sutisna menyampaikan apresiasi atas kehadiran pemerintah daerah sebagai bentuk dukungan dan kolaborasi dalam membangun Papua. Kegiatan ini diikuti warga Jawa Barat (Pasundan) dari berbagai daerah, seperti Kota dan Kabupaten Jayapura, Sarmi, hingga Keerom di Tanah Papua.
Page: 1 2
Puluhan siswa PAUD, Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama di Distrik Depapre Kabupaten Jayapura diduga…
Langkah tegas ini disampaikan Ali Kabiay untuk meluruskan kesalahpahaman publik terkait kehadiran massa BMP RI…
Wacana redistribusi atau pengalihan sebagian Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Papua ke kementerian dan…
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua, Jeri Agus Yudianto menyampaikan, platform seperti WhatsApp,…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menghadiri sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gereja Oikumene…
Airnya sebening kaca dengan gradasi biru kehijauan. Dasar sungai tidak terlihat jelas, sementara pepohonan rindang…