Sedangkan terkait dengan pelaksanaan MBG di Papua, Ramses menyampaikan akan diterapkan secara bertahap di sembilan kabupaten/kota di Papua. “Terakhir komunikasi dengan deputi penyaluran, secara bertahap setelah Lebaran akan dimulai, karena tidak mungkin dilakukan langsung 100 persen,” ujarnya.
Sementara itu, untuk menyukseskan MBG, Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Rudi Puruwito telah memerintahkan Dandim di seluruh jajaran untuk meyakinkna masyarakat untuk makanan itu tidak beracun.
“Jika masih ada yang memiliki presespsi seperti itu (makanan beracun-red) maka setiap acara MBG TNI ikut makan di situ,” tegasnya.
Menyikapi penolakan keterlibatan TNI di MBG, Pangdam menyebut itu karena ada kelompok-kelompok yang tidak senang anggota TNI yang mengelola program presiden tersebut.
“TNI bukan mengelola, tetapi dengan adanya program yang harus cepat berjalan sehingga TNI-Polri membantu agar program ini cepat berjalan,” tandasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pangdam mengatakan serah terima jabatan di lingkungan TNI Angkatan Darat merupakan bagian dari proses pembinaan…
Berdasarkan keputusan tersebut, Kabupaten Keerom menerima alokasi dana dengan rincian Tambahan DAU Rp 67.250.912.000, penyaluran…
Kegiatan ini menjadi informasi dan bukti nyata, apa yang selama ini telah dikerjakan pemerintah daerah,…
Suara dentuman meriam simulasi dan letupan gas air mata memecah keheningan Mimika, Papua Tengah. Di…
Direktur LBH Papua, Festus, mengatakan kasus tersebut tidak semestinya hanya dipandang sebagai persoalan teknis…
Lima pasien anak yang sebelumnya menjalani perawatan setelah diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi menu Makan…