

Tim Pramuka Saka Wana Bhakti saat melakukan pembersihan tumpukan sampah di bawah Jembatan Youtefa pekan kemarin. Lokasi ini tidak pernah sepi dari sampah terutama sampah botol kaca. (foto:Gamel/Cepos)
JAYAPURA – Meski telah diingatkan berkali-kali terkait persoalan kebersihan di Kota Jayapura, ternyata hingga kini masih banyak warga yang acuh dan tak peduli. Sampah yang dihasilkan tetap dibuang seenaknya dan akhirnya menumpuk dan menimbulkan pemandangan yang tak sedap dilihat.
Jika selama ini wilayah bibir pantai yang menjadi sasaran utama menumpuknya sampah, ternyata lokasi di bawah Jembatan Youtefa juga mengalami hal serupa. Masih banyak warga meninggalkan sampahnya di titik ini.
“Kami bingung juga sampai kapan warga paham soal perilaku yang tidak merugikan orang lain. Mereka tidak menggaji siapa – siapa untuk mengangkat sampah mereka tapi kenapa dibuang seenaknya,” kata Esron Pakpahan, salah satu pembina pramuka, Selasa (12/3).
Ia menyebut seharusnya warga paham bagaimana perasaan ketika halaman rumahnya dikotori orang lain. Sama seperti lokasi di bawah Jembatan Yotefa yang juga menjadi halaman rumah orang.
“Disini sampah botol tak terhitung jumlahnya dan saat ini dibersihkan, besok – besok pasti menumpuk lagi. Mereka yang biasa mabuk dan nongkrong – nongkrong disini,” sindirnya.
Iapun berharap ke depannya di lokasi bagian bawah jembatan ditempatkan CCTV sehingga bisa terpantau mereka yang biasa meninggalkan sampah seenaknya.
“Lalu kalau di daerah kota maju biasa bagian bawah jembatan ini digunakan untuk hal – hal yang bermanfaat semisal menjadi tempat kumpul komunitas atau tempat latihan dan olahraga tapi karena banyak yang mabuk akhirnya orang takut juga,” tutupnya. (ade/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Setelah kabar ini tersebar Dion langsung bertolak menuju Taja dan mengecek langsung kondisi disana. Ia…
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Papua menilai tingginya ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah…
–Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia kembali memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada Pemerintah…
Menurut Yunus, praktik penagihan uang kepada setiap pengunjung yang melintas di kawasan tersebut tidak dapat…
Festival yang berlangsung di halaman Kantor DPR Papua dan Kampus Universitas Cenderawasih itu bukan…
Program jemput bola yang dilaksanakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Jayapura terus menunjukkan…