

JAYAPURA-Dalam sepekan tercatat ada 4 kasus penemuan mayat di wilayah hukum Polresta Jayapura. Pertama di SLB, kedua penemuan mayat di dalam pos kamling Varian Jayapura Utara, ketiga seorang wanita di Kotaraja namun tidak dilaporkan dan keempat di mess PLN depan SMPN 1 Jayapura di Dok V.
Untungnya temuan mayat terakhir ini langsung diketahui tak lama setelah korban meninggal dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Dari laporan yang disampaikan, sesosok mayat laki-laki bernama Tagor Sitinjak ini ditemukan meninggal di Mess PLN depan SMP Negeri 1 Dok V Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura pada, Sabtu (12/3) sekira pukul 13.30 WIT.
Pria berusia 48 tahun ini bekerja sebagai Pegawai PLN Wilayah Papua dan Papua Barat. Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Gustav R. Urbinas, SH., S.IK., M.Pd melalui Kapolsek Jayapura Utara AKP Jahja Rumra, SH., MH membenarkan hal tersebut.
“Jasad korban pertama kali ditemukan oleh saksi Fadilatul Akmal selaku sopir pribadi korban,” ucap Jahja dalam rilis Humas Polresta Jayapura.
Dikatakan sekitar 13.05 WIT saksi sempat menerima telepon dari korban yang meminta untuk diantar ke Rumah Sakit. Lebih lanjut lagi, kata Kapolsek, saat tiba di mess saksi menghubungi korban beberapa kali, namun tidak dijawab sehingga saksi merinisiatif untuk mengetuk pintu dan tidak ada jawaban.
Kemudian saksi mengambil kunci seref yang tergantung di kunci motor untuk membuka pintu depan. “Merasa curiga, saksi keluar rumah dan memanggil tetangga samping untuk mengecek sambil membuka pintu kamar, namun didapati korban sudah meninggal dunia dengan posisi tergeletak di atas lantai dengan kondisi sudah kaku sehingga saksi menghubungi staf korban dan beberapa kerabat serta menghubungi pihak Kepolisian,” sambung Jahja.
Ia pun menuturkan, temuan mayat tersebut telah ditangani Unit Reskrim Polsek Jayapura Utara, dimana pihaknya telah melakukan penanganan awal dan memintai beberapa ketengan saksi. Sekitar pukul 15.45 WIT jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, namun hingga kini penyebab kematian korban belum dapat dipastikan.
“Tapi dari informasi pihak keluarga, korban memiliki riwayat penyakit komplikasi diabetes dan gangguan jantung,” sambung Jahja.
Mantan Kasubbag Humas Polresta Jayapura Kota ini menambahkan dari kejadian ini pihak keluarga menerima kematian tersebut dan menolak untuk dilakukan outopsi. “Rencananya jenasah Minggu (kemarin) dikirim ke kampung halaman Kota Medan,” imbuhnya. (ade/tri)
Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, melalui Ketua Tim Penyidik sekaligus Kepala Seksi Penuntutan Kejati Papua, Alfisius…
Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pengumuman dan penerimaan berkas berlangsung pada 16-30 September 2026. Selanjutnya, seleksi…
Wanita tersebut diperkirakan sudah lanjut usia dan mengenakan jaket berwarna merah marone dan celana panjang…
"Sebenarnya aksi ini sudah berakhir beberapa hari lalu. Hanya karena kelalaian lembaga yang tidak mengakomodir…
Mayoritas penderita berjenis kelamin laki-laki sebanyak 109 orang, sedangkan perempuan tercatat 90 orang. Kepala Seksi…
Program pemerintah pusat dalam mendoro ekonomi masyarakat di kampung lewat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)…