Categories: METROPOLIS

Jelang Nataru, BBPOM Gelar Pengawasan Bertahap

JAYAPURA – Menjelang Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Jayapura berencana akan menggelar pengawasan pangan secara bertahap. Ini dilakukan untuk memastikan produk pangan yang beredar di Kota Jayapura dan Papua pada umumnya memenuhi standar keamanan dan memiliki izin edar resmi.

Demikian disampaikan Kepala Balai BPOM Jayapura Herianto Baan kepada Cenderawasih Pos di Kotaraja, Selasa (11/11). Ia mengungkapkan bahwa peredaran pangan olahan di Kota Jayapura saat ini sudah cukup besar.

Oleh karena itu dalam beberapa bulan ke depan menuju hari raya besar Natal dan Tahun Baru BBPOM Jayapura akan mengelar pengawasan yang intensif yang difokuskan pada produk pangan olahan terkemas yang tidak memenuhi ketentuan (TMK), yaitu tanpa izin edar (TIE)/ilegal, kedaluwarsa, dan rusak di sarana peredaran.

“Makanya kita akan melakukan intensif pengawasan terkait dengan peredaran bahan makanan jelang Natal dan Tahun Baru, karena peredarannya cukup besar jika dibandingkan dengan bulan seperti biasanya,” kata Herianto Baan.

Lebih lanjut Kepala BPOM Jayapura itu mengatakan, pengawasan dilakukan terhadap rantai peredaran pangan mulai dari sarana di sektor importir, distributor, dan ritel, serta pengawasan juga ditargetkan ke gudang marketplace untuk menjamin keamanan produk pangan olahan yang dijual online.

Adapun pengawasan dilakukan BBPOM jelang Nataru dilaksanakan kurang lebih selama empat tahap yakni awal Desember hingga usai Tahun Baru pada Januari 2026. Pengawasan tersebut dilakukan tidak hanya di provinsi Papua tetapi juga di Papua Pegunungan .

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

1 hour ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

2 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

3 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

4 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

5 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

6 hours ago