

Bank Papua dan Pemerintah Kabupaten Waropen teken Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerjasama (PKS), di lantai 4 Kantor Bank Papua, Jumat (10/11). (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Bank Pembangunan Daerah atau Bank Papua dan Pemerintah Kabupaten Waropen teken Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerjasama (PKS), di lantai 4 Kantor Bank Papua, Jumat (10/11)
Direktur Utama PT Bank Papua, Yuliana D.Yembise menyebut, Kabupaten Waropen merupakan salah satu pemegang saham Bank Papua. “Pemegang saham Bank Papua adalah seluruh pemerintah provinsi di tanah Papua dan juga para bupati dan walikota se tanah Papua,” kata Yuliana kepada Cenderawasih Pos.
Dikatakan Yuliana, kerjasama dengan Kabupaten Waropen akan berkelanjutan terus dan keterikatan dalam hal Pemda Kabupaten Waropen yang merupakan pemegang saham dari Bank Pembangunan Daerah Papua.
“Dalam rangka mendukung pembangunan di Kabupaten Waropen, kami sudah menempatkan 1 Kantor Cabang, 1 Kantor Cabang Pembantu dan 2 Kantor Kas di wilayah tersebut,” terang Yuliana.
Disinggung apakah ada rencana pembangunan kantor cabang di Waropen, Yuliana mengaku sesuai dengan kebutuhan dan jika itu diminta.
“Intinya kita mendukung pembangunan di Kabupaten Waropen, dalam hal kebutuhan dari pemerintah kabupaten waropen akan meminta kepada Bank Papua untuk melayani masyarakat. Dan kita akan membuka kantor kas sesuai dengan persyaratan yang harus kita lengkapi,” terangnya.
Page: 1 2
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…