Sementara itu, seragam kotak-kotak resmi dihapuskan. Rustan juga menyampaikan bahwa seluruh buku mata pelajaran akan ditanggung menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
“Lembar Kerja Siswa (LKS) masih diperbolehkan, namun penggunaannya disesuaikan dengan kebutuhan sekolah. Siswa dapat memfotokopi atau menyimpannya di koperasi sekolah, bukan di ruang kelas,” ungkapnya.
Terkait uang komite sekolah, Rustan menegaskan bahwa sifatnya tidak wajib dan hanya sukarela.
“Nilai besaran uang komite ditentukan oleh kesepakatan orang tua siswa di sekolah masing-masing. Bagi yang mampu silakan membayar, sedangkan yang tidak mampu dapat mengajukan keringanan dengan membawa Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari kelurahan,” jelasnya.
Ia berharap kebijakan ini mampu meringankan beban ekonomi orang tua, menjamin pemerataan akses pendidikan, serta menjaga transparansi pengelolaan dana di sekolah.
Pemkot Jayapura juga berkomitmen untuk terus memantau pelaksanaan kebijakan tersebut agar berjalan sesuai ketentuan.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Usai terpilih, Ridwan menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta Musda dan pengurus sebelumnya yang telah membangun…
‘’Dari laporan yang kami terima, 5 ABK dari kapal itu berhasil diselamatkan masyarakat. Sedangkan 2…
Bupati Merauke Yospeh Bladib Gebze memastikan akses Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke yang saat ini…
Kapolres Mimika, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, menegaskan operasi ini difokuskan pada penindakan tindak pidana 3C,…
Warga setempat menyebut mereka anak jantung kota, sebutan sayang bagi anak jalanan. Mereka tumbuh…
Andi, salah seorang sopir truk yang mengantre solar, mengaku kehadiran personel kepolisian sangat membantu. Menurutnya,…