Categories: PEGUNUNGAN

Kabupaten Jayawijaya Dapat Kuota 350 Rumah Bantuan Presiden

WAMENA– Pemkab Jayawijaya memastikan jika untuk kuota yang diberikan pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dari 2200 perumahan bantuan Presiden tahun 2025 ini adalah 355 dimana untuk kuota ini akan dibangikan kepada 40 Distrik dengan menyesuaikan jumlah penduduk yang ada di wilayah distrik yang satu dengan yang lainnya.

Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan sudah mengkonfirmasi soal pembagian dari kuota bantuan presiden 2200 rumah untuk 8 kabupaten, dan khusus untuk Kabupaten Jayawijaya mendapat kuota pembangunan rumah sebanyak 350 rumah.

“Dari Jumlah 350 rumah ini kita dari pemerintah daerah akan membangi lagi jumlah tersebut ke 40 distrik sesuai dengan jumlah penduduknya agar pembangunannya bisa merata,”ungkapnya Senin (11/8).

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Jelang Piala Dunia, Waspadai Judi Bola Online

Namun di balik euforia tersebut, aparat kepolisian mengingatkan masyarakat agar tidak memanfaatkan momentum pesta sepak…

2 days ago

Wali Kota: Sekolah Negeri Dilarang Pungut Biaya Tambahan

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo kembali mengingatkan seluruh sekolah negeri di Kota Jayapura untuk…

2 days ago

Gubernur: Rumah Korban Kebakaran Dok VIII Akan Dibangun Kembali

Pemerintah Provinsi Papua akan segera mengambil langkah konkret guna membantu masyarakat serta mempercepat proses pemulihan…

2 days ago

Administrasi Belum Beres, MBG di Sejumlah Sekolah Dihentikan

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan masyarakat Indonesia, pasca pemecatan kepala BGN dan…

2 days ago

Soroti Menu MBG, Gubernur: Ikan Harus Jadi Prioritas!

Permintaan itu disampaikan Gubernur saat menyoroti pelaksanaan program MBG yang dinilai belum optimal memanfaatkan potensi…

2 days ago

Pedagang Diminta Kembali ke Dalam Pasar

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, kembali menyoroti masih adanya sejumlah pedagang yang berjualan di…

2 days ago