Rustan Saru juga menyoroti faktor penyebab sepinya pembeli di pasar tersebut. Ia menginstruksikan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) untuk segera berkoordinasi dengan pengelola Pasar Pagi di kawasan Paldam.
“Menurut para pedagang di Pasar Mama-Mama Papua, salah satu penyebab sepinya pembeli adalah aktivitas Pasar Pagi Paldam yang lebih ramai. Kami akan bicarakan ini agar ada solusi yang adil,” ungkapnya.
Tak hanya itu, Rustan juga mengaku terkejut setelah menerima laporan bahwa hingga saat ini Pasar Pagi Paldam belum melakukan penarikan pajak retribusi untuk disetorkan kepada pemerintah.
“Kita akan atur waktu untuk membahas masalah ini bersama pihak terkait agar ada kesepakatan dan solusi yang baik,” bebernya.
Melalui kegiatan “Masyarakat Bertanya, Wali Kota Menjawab”, Pemkot Jayapura berharap komunikasi dengan masyarakat semakin terbuka, sehingga setiap permasalahan di tengah warga dapat ditangani dengan cepat dan tepat. (kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Partisipasi pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) dalam Festival Sagu yang diselenggarakan oleh Kementerian…
Cuaca ekstrem di dataran Kabupaten Mimika, Papua Tengah memicu tanah longsor yang memutus akses vital…
Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen, menegaskan bahwa pihaknya akan memastikan situasi keamanan…
Kertua Komisi II DPR Provinsi Papua Selatan Yulians Charles Gomar memberikan tanggapan terkait dengan persoalan…
Nah, di grup barat saat ini Garudayaksa memimpin klasemen dengan 49 poin, sementara Adhyaksa menguntit…
Larangan membawa HP ke sekolah tersebut, lanjut dia, karena anak-anak tidak akan fokus belajar terlebih…