Rustan Saru juga menyoroti faktor penyebab sepinya pembeli di pasar tersebut. Ia menginstruksikan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) untuk segera berkoordinasi dengan pengelola Pasar Pagi di kawasan Paldam.
“Menurut para pedagang di Pasar Mama-Mama Papua, salah satu penyebab sepinya pembeli adalah aktivitas Pasar Pagi Paldam yang lebih ramai. Kami akan bicarakan ini agar ada solusi yang adil,” ungkapnya.
Tak hanya itu, Rustan juga mengaku terkejut setelah menerima laporan bahwa hingga saat ini Pasar Pagi Paldam belum melakukan penarikan pajak retribusi untuk disetorkan kepada pemerintah.
“Kita akan atur waktu untuk membahas masalah ini bersama pihak terkait agar ada kesepakatan dan solusi yang baik,” bebernya.
Melalui kegiatan “Masyarakat Bertanya, Wali Kota Menjawab”, Pemkot Jayapura berharap komunikasi dengan masyarakat semakin terbuka, sehingga setiap permasalahan di tengah warga dapat ditangani dengan cepat dan tepat. (kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Menurut dia, jika konektivitas darat dan laut berjalan bersamaan maka masyarakat akan memperoleh manfaat yang…
Wakil Ketua I DPR Kota Jayapura, Max Karubaba, menegaskan bahwa pelayanan pertanahan merupakan hak mendasar…
Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Merauke mengamankan seorang pria berumur 44 tahun berinisial FB atas…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, melalui Staf Ahli Wali Kota, Sem Stenly Merauje,…
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK, dikonfirmasi menjelaskan, peristiwa bermula ketika seorang pria diduga melakukan…
Pemandangan elok pesisir Pantai Hamadi, Kota Jayapura, kini tertutup oleh fenomena material laut dan limbah…