Rustan Saru juga menyoroti faktor penyebab sepinya pembeli di pasar tersebut. Ia menginstruksikan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) untuk segera berkoordinasi dengan pengelola Pasar Pagi di kawasan Paldam.
“Menurut para pedagang di Pasar Mama-Mama Papua, salah satu penyebab sepinya pembeli adalah aktivitas Pasar Pagi Paldam yang lebih ramai. Kami akan bicarakan ini agar ada solusi yang adil,” ungkapnya.
Tak hanya itu, Rustan juga mengaku terkejut setelah menerima laporan bahwa hingga saat ini Pasar Pagi Paldam belum melakukan penarikan pajak retribusi untuk disetorkan kepada pemerintah.
“Kita akan atur waktu untuk membahas masalah ini bersama pihak terkait agar ada kesepakatan dan solusi yang baik,” bebernya.
Melalui kegiatan “Masyarakat Bertanya, Wali Kota Menjawab”, Pemkot Jayapura berharap komunikasi dengan masyarakat semakin terbuka, sehingga setiap permasalahan di tengah warga dapat ditangani dengan cepat dan tepat. (kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Dulu, Gubernur Lukas Enembe sempat mengeluarkan penyataan aneh namun masuk akal. “Jika ingin membangun Papua…
Gerakan lincah dan atraktif dari para penari ini membuat para pengunjung sontak bersorak memberi semangat.…
Esther menjelaskan, dirinya bersama sang suami mulai bekerja di Sekolah Papua Harapan yang berada di…
Sekretaris Vihara Arya Dharma Kotaraja Jayapura Hendri Festival lampion melambangkan harapan, kebahagiaan, keberuntungan, dan kehidupan…
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K melalui Kasat Reskrim AKP Alamsyah Ali, S.H., M.H menjelaskan…
"Tahun Kuda Api identik dengan semangat tinggi dan keberanian mengambil langkah baru. Ini menjadi waktu…