

Direktur Rumah Sakit (RS) Ramela, Fredriks Hisage
JAYAPURA — Direktur Rumah Sakit (RS) Ramela, Fredriks Hisage, berharap kebijakan efisiensi anggaran Pemerintah Kota Jayapura tahun 2026 tidak berdampak terhadap mutu pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat.
Fredriks menjelaskan, dalam beberapa tahun terakhir jumlah kunjungan pasien di RS Ramela terus mengalami peningkatan yang signifikan. Kondisi ini membuat kebutuhan pelayanan dan pembiayaan rumah sakit juga ikut meningkat setiap tahunnya.
“Jumlah kunjungan pasien setiap tahun naik. Artinya, kebutuhan pelayanan, fasilitas, dan tenaga medis juga ikut bertambah. Karena itu, kami berharap kebijakan efisiensi bisa dipertimbangkan kembali, khususnya untuk RS Ramela,” ujarnya di Jayapura, Senin (10/11).
Ia mengungkapkan, pada tahun anggaran 2025 RS Ramela mendapatkan pagu sebesar Rp26 miliar, namun karena adanya kebijakan efisiensi, angka tersebut diproyeksikan turun menjadi Rp17 miliar pada tahun 2026.
“Kami berharap efisiensi ini tidak menghambat pelayanan. Jika berkenan Bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota, kami mohon agar pagu anggaran bisa tetap di kisaran Rp26 miliar seperti tahun ini,” kata Fredriks.
Page: 1 2
Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jayapura berhasil mengamankan seorang terpidana tindak pidana korupsi…
Para guru yang tergabung dalam Forum Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini…
Salah seorang warga Kota Jayapura, Silas menyayangkan perlakuan kurang menyenangkan saat berada di kawasan Bandara…
"Modus yang digunakan pelaku yakni menabrak korban hingga terjatuh, kemudian mengambil handphone milik korban dan…
Universitas Cenderawasih (Uncen) menggelar Wisuda Program Doktor, Program Magister, Program Sarjana, dan Program Diploma Periode…
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Keerom AKP Jetny Sohilait, bersama personel Unit…