Lebih lanjut, Fredriks menyampaikan bahwa saat ini RS Ramela juga tengah berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan status kelembagaan rumah sakit, termasuk dorongan untuk menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).
“Sebenarnya kami ingin RS Ramela bisa menjadi BLUD agar lebih fleksibel dan mandiri dalam mengelola keuangan serta meningkatkan pelayanan. Namun, karena kendala anggaran, proses ini masih terhambat,” jelasnya.
Ia menambahkan, jumlah kunjungan pasien di RS Ramela saat ini mencapai 1.000 hingga 2.000 pasien setiap bulan, yang menjadi bukti meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang diberikan rumah sakit tersebut.
Meski menghadapi keterbatasan anggaran, Fredriks menegaskan bahwa pihaknya tetap berkomitmen menjaga kualitas pelayanan kesehatan.
“Pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas kami. Kami akan terus berupaya agar efisiensi tidak memengaruhi mutu layanan,” tutupnya.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
dr. Beeri I.S. Wopari, M.Kes., mengatakan data tersebut mencakup warga yang mendapat pelayanan kesehatan, baik…
Ribuan objek yang berhasil dipulangkan mencakup, sekitar 1.000 unit artefak kehidupan sehari-hari dan ritual,…
Ia mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Jayapura, tenaga kesehatan, TNI-Polri, serta masyarakat yang bergerak menangani…
Aksi pembakaran ban dan penutupan jalan dengan batang kayu ini dilakukan sebagai bentuk protes keras…
Rama mengatakan BGN akan melakukan evaluasi total terhadap pelaksanaan MBG menyusul dua kejadian dugaan keracunan…
Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kementerian Transmigrasi (Kementrans) bersama Pemerintah Provinsi Papua Selatan…