Categories: BERITA UTAMA

Buron 10 Tahun, Terpidana Korupsi Ditangkap

JAYAPURA–Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jayapura berhasil mengamankan seorang terpidana tindak pidana korupsi berinisial H yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejari Jayapura. Terpidana ditangkap di Pelabuhan Jayapura pada Rabu (20/5) sekitar pukul 11.40 WIT setelah sebelumnya diamankan di wilayah Kasonaweja, Kabupaten Mamberamo Raya.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Jayapura, Royal Sitohang, menjelaskan bahwa H merupakan mantan Ketua Himpunan Pedagang Pasar Kota Jayapura tahun 2010. H menjadi terpidana berdasarkan Putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Tinggi Jayapura Nomor 30/Pid.Sus-TPK/2014/PT.JAP.

Menurutnya, eksekusi terhadap H dilakukan berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor 935 K/Pid.Sus/2015 tanggal 21 Januari 2016 yang menolak kasasi terpidana dan menguatkan putusan Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Tinggi Jayapura.

“Terpidana terbukti melanggar Pasal 5 Ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” ujar Royal Sitohan dalam keterangan teetulis, Kamis (21/5)

Dalam putusan tersebut, H dijatuhi hukuman pidana penjara selama satu tahun, dikurangi masa tahanan sementara yang telah dijalani, serta denda sebesar Rp50 juta subsider tiga bulan kurungan apabila denda tidak dibayarkan. Royal menjelaskan, setelah putusan berkekuatan hukum tetap, terpidana tidak memenuhi panggilan jaksa eksekutor sehingga ditetapkan sebagai DPO Kejari  Jayapura. Tim Intelijen Kejari Jayapura kemudian melakukan pemantauan dan pelacakan terhadap keberadaan terpidana.

Pada Senin (18/5), tim berhasil mengidentifikasi keberadaan H di wilayah Kasonaweja, Kabupaten Mamberamo Raya. “Setelah memastikan identitas target, tim segera berkoordinasi dengan Polres Mamberamo Raya melalui Kasat Reskrim untuk membantu pengamanan terhadap terpidana,” katanya.

Terpidana akhirnya berhasil diamankan secara kooperatif tanpa perlawanan, sebelum dibawa ke Jayapura guna menjalani eksekusi pidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Jayapura di Abepura. Royal menyampaikan apresiasi kepada Polres Mamberamo Raya atas kerja sama dalam membantu pengamanan dan pengawalan terpidana hingga proses eksekusi berjalan lancar.

Kejari Jayapura juga mengimbau para terpidana yang telah masuk DPO agar menyerahkan diri secara sukarela untuk menjalani putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Pemprov Papua Target Bangun13 Gerai KDKMP

emerintah Provinsi (Pemprov) Papua melalui Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM setempat menargetkan pembangunan 13…

6 minutes ago

Banyak Pemain Mundur, PSBS Dibantu Pemain EPA

PSBS Biak akan melakoni laga pamungkas mereka pada Super League 2025/2026 pada Sabtu (23/5). Tim…

36 minutes ago

Komisi IV DPRP Bahas Draft Raperda Infrastruktur

Ketua Komisi IV DPR Papua, Joni Y. Betaubun mengatakan, Raperda tersebut merupakan hak inisiatif DPR…

1 hour ago

Bupati Gusbager Yakin Sirkuit Keerom Lahirkan Pembalap Hebat

Kejuaran Daerah Bupati Keerom Cup Series II Motocross dan Grasstrack Tahun 2026 memberikan banyak cerita.…

2 hours ago

Komitmen Tingkatkan Integritas dan Pelayanan Publik

Menurut Rahmat, esensi perjuangan tahun 1908 sangat relevan dengan kondisi penegakan hukum modern saat ini.…

2 hours ago

Mayat Pria Ditemukan di Perumahan Sosial, Penyebab Kematian Masih Ditelusuri

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan, melalui Kasat Reskrim AKP Axel Panggabean, mengatakan korban diketahui…

3 hours ago