Warga PNG saat berbelanja di pasar Skouw di perbatasan RI-PNG,Kota Jayapura (Foto/Antara)
JAYAPURA – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Jayapura, Papua, melalui program Klinik Ekspor terus mendampingi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) agar dapat menembus pasar ekspor di negara Papua Nugini (PNG).
“Ada beberapa UMKM yang saat ini berupaya melebarkan usahanya sehingga dapat mengekspor produknya ke PNG dan negara Pasifik lainnya,” kata Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Jayapura Fungki Awaludin di Jayapura, Sabtu.
Fungki yang didampingi Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan (KIP) KPPBC Jayapura Petrus Doan mengakui saat ini baru satu UMKM Jayapura yang mengekspor produknya ke PNG yaitu produk minuman kemasan teh Kombucha yang diproduksi Ruma Papua.
Hingga kini, tercatat 14 UMKM yang saat ini menjadi binaan KPPBC Jayapura. “Mudah-mudahan ke depan makin banyak UMKM Jayapura yang produksinya diekspor khususnya ke PNG dan negara Pasifik,” harap Fungki Awaludin.
Page: 1 2
Sorotan tersebut makin menguat lantaran realisasi anggaran tahun 2026 yang sebesar Rp72 miliar dilaporkan baru…
Malaysia selanjutnya bersiap mengirimkan surat resmi kepada Sekretariat ASEAN. Menteri Luar Negeri Malaysia juga ditugaskan…
Memang, malam itu, santri asal Bangil, Kabupaten Pasuruan, ini sedang menjalankan tugas untuk membersihkan sampah,…
Gubernur Papua, Matius D Fakhiri meminta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak menahan Pendapatan…
Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, mengatakan kebutuhan susu bagi balita menjadi salah…
Rustan menjelaskan, setelah menerima laporan tersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan…