Adapun biaya untuk perawatan untuk sembilan venue tersebut sebesar Rp 14 miliar per tahunnya. Ini sudah mencakup biaya listrik selama setahun, pembayaran tenaga teknisi, cleaning service dan lainnya. “Semua venue dalam perawatan yang baik,” ujarnya.
Ia pun mengatakan bahwa dalam rangka peningkatan PAD, maka dilakukan pemanfaatan terhadap setiap venue yang ada di Papua. Termasuk berharap Persipura maupun PSBS Biak bisa menggunakan venue mereka.
“Hingga saat ini belum ada (surat masuk), baik dari Persipura maupun PSBS Biak untuk izin penggunaan Stadion Mandala maupun Stadion Lukas Eneme. Namun kami berharap, baik Persipura maupun PSBS Biak bisa menggunakan venue yang ada,” ucapnya.
Sonya berharap masyarakat, baik dari pihak agama, gereja, organisasi olahraga dan dari kelompok manapun. Dapat menggunakan venue olahraga yang tersedia agar bisa meningkatkan PAD bagi Papua.
“Hingga saat ini, perawatan venue masih ditangani oleh Disorda dan dalam status yang baik,” pungkasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Menurut dia, jika konektivitas darat dan laut berjalan bersamaan maka masyarakat akan memperoleh manfaat yang…
Wakil Ketua I DPR Kota Jayapura, Max Karubaba, menegaskan bahwa pelayanan pertanahan merupakan hak mendasar…
Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Merauke mengamankan seorang pria berumur 44 tahun berinisial FB atas…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, melalui Staf Ahli Wali Kota, Sem Stenly Merauje,…
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK, dikonfirmasi menjelaskan, peristiwa bermula ketika seorang pria diduga melakukan…
Pemandangan elok pesisir Pantai Hamadi, Kota Jayapura, kini tertutup oleh fenomena material laut dan limbah…