Adapun biaya untuk perawatan untuk sembilan venue tersebut sebesar Rp 14 miliar per tahunnya. Ini sudah mencakup biaya listrik selama setahun, pembayaran tenaga teknisi, cleaning service dan lainnya. “Semua venue dalam perawatan yang baik,” ujarnya.
Ia pun mengatakan bahwa dalam rangka peningkatan PAD, maka dilakukan pemanfaatan terhadap setiap venue yang ada di Papua. Termasuk berharap Persipura maupun PSBS Biak bisa menggunakan venue mereka.
“Hingga saat ini belum ada (surat masuk), baik dari Persipura maupun PSBS Biak untuk izin penggunaan Stadion Mandala maupun Stadion Lukas Eneme. Namun kami berharap, baik Persipura maupun PSBS Biak bisa menggunakan venue yang ada,” ucapnya.
Sonya berharap masyarakat, baik dari pihak agama, gereja, organisasi olahraga dan dari kelompok manapun. Dapat menggunakan venue olahraga yang tersedia agar bisa meningkatkan PAD bagi Papua.
“Hingga saat ini, perawatan venue masih ditangani oleh Disorda dan dalam status yang baik,” pungkasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Akses telekomunikasi di wilayah pelosok Kabupaten Keerom kini semakin terbuka lebar. Sebanyak 74 Base Transceiver…
Dalam arahannya, Noak Wasanggai menegaskan agar seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah…
Ia menegaskan bahwa arahan tersebut harus menjadi pedoman bagi para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah…
Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk deteksi dini guna mengantisipasi maraknya upaya penyelundupan barang…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., memberikan peringatan keras kepada seluruh aparat kelurahan…
Ketergantungan warga terhadap pertanian subsisten membuat kerusakan tanaman holtikultura berpotensi mengganggu ketersediaan pangan keluarga