Adapun biaya untuk perawatan untuk sembilan venue tersebut sebesar Rp 14 miliar per tahunnya. Ini sudah mencakup biaya listrik selama setahun, pembayaran tenaga teknisi, cleaning service dan lainnya. “Semua venue dalam perawatan yang baik,” ujarnya.
Ia pun mengatakan bahwa dalam rangka peningkatan PAD, maka dilakukan pemanfaatan terhadap setiap venue yang ada di Papua. Termasuk berharap Persipura maupun PSBS Biak bisa menggunakan venue mereka.
“Hingga saat ini belum ada (surat masuk), baik dari Persipura maupun PSBS Biak untuk izin penggunaan Stadion Mandala maupun Stadion Lukas Eneme. Namun kami berharap, baik Persipura maupun PSBS Biak bisa menggunakan venue yang ada,” ucapnya.
Sonya berharap masyarakat, baik dari pihak agama, gereja, organisasi olahraga dan dari kelompok manapun. Dapat menggunakan venue olahraga yang tersedia agar bisa meningkatkan PAD bagi Papua.
“Hingga saat ini, perawatan venue masih ditangani oleh Disorda dan dalam status yang baik,” pungkasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Di Papua, peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day setiap 1 Mei tidak hanya menjadi…
Pernyataan tersebut menjadi pembuka dari sederet kebijakan dan program yang diklaim akan meningkatkan kesejahteraan pekerja…
Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Jayawijaya melalui Komis C melakukan Sidak ke Dinas Sosial untuk…
Setahun berikutnya, ia menuntaskan S2 di jurusan Informatika dari kampus yang sama pada 2013. Sejak…
Aviasi Penerbangan Trigana Air Service saat ini sedang melakukan efisiensi biaya operasional penerbangan yang cukup…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan menggandeng Global Green Growth Institute (GGGI) dan para pemangku kepentingan…