Categories: METROPOLIS

Wali Kota: Libatkan Masyarakat Untuk Bangun Kampung!

JAYAPURA – Masyarakat Kampung Enggros Distrik Abepura menyampaikan berbagai keluhan terkait kinerja aparatur kampung dinilai masih belum maksimal. Di hadapan Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, warga menyampaikan sejumlah persoalan yang belum sepenuhnya diakomodir oleh Kepala Pemerintah Kampung (KPK), seperti masalah pendidikan, pemberdayaan masyarakat dan sejumlah program pembangunan lainnya.

Bahkan masyarakat mengadu, kalau mereka tidak dilibatkan dalam musyawarah kampung untuk menyampaikan usulan dan masukan terhadap program kegiatan untuk membangun Kampung Enggros ini.

Kepada Cenderawasih Pos, Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo menyampaikan bahwa semua aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat itu merupakan kondisi yang ada di tiap kampung.

“Inilah tujuan saya data mendengar langsung apa yang mereka alami di kampung-kampung, apakah pemerintah kampung ini betul-betul mengakomodir kepentingan mereka atau tidak,” ujar Abisai.

“Ternyata persoalan dari 4 kampung sebelumnya sama semua, pemerintah kampung tidak berjalan sama deng masyarakat, contohnya seperti yang disampaikan masyarakat, Musrenbang saja tidak dilibatkan padahal itu momen penting,” lanjutnya.

Bagi Abisai Rollo, keterlibatan masyarakat sangat penting dalam membangun kampung, karena dapat meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan pembangunan, serta menciptakan rasa memiliki dan tanggung jawab bersama terhadap kemajuan di masing-masing kampung.

“Keterlibatan ini juga memungkinkan pemerintah untuk merencanakan pembangunan yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat,” ujarnya.

“Namun, jika pemerintah kampung tidak membuka ruang tersebut maka semuanya tidak akan bisa capai target apalagi tujuan,” tandasnya.

Keterlibatan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan mendorong akuntabilitas dan transparansi dari pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dapat meningkat.

“Saya berharap dengan Turkam, KPK Enggros perlu berbenah diri, karena masyarakat itu wajib dilibatkan dalam membangun kampung, termasuk pihak adat dan agama,” tegasnya.

Menurut Abisai Rollo, aspirasi dan saran yang disampaikan masyarakat harus menjadi bahan evaluasi bagi KPK beserta aparatur kampung Enggros agar kedepannya lebih baik lagi.

“Semua ini harus dijadikan bahan evaluasi, karena jadi pemimpin itu harus bisa menerima apa saran dan masukan dari masyarakat, semua untuk kepentingan bersama khususnya membangun kampung kalian sendiri,” tutupnya. (kim/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

OPD Diingatkan Jangan Kerja Ketika Injury Time

Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…

1 day ago

Selecao Wajib Waspadai Singa Atlas

Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…

1 day ago

Gunakan Sebo Buff, Delapan Anggota OPM Cium Merah Putih

Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…

1 day ago

Disosialisasikan, Rencana Pembangunan Bandar Antariksa Mendapat Dukungan

Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…

1 day ago

Pendistribusian BBM Diawasi Polisi

Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…

1 day ago

Belum Ada Razia Lagi, Kendaraan Modifikasi Tangki Kembali Ikut Antrian Pengisian BBM

Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…

1 day ago