Categories: METROPOLIS

Antisipasi Bahan Berbahaya, BBPOM Uji 190 Sampel Takjil

JAYAPURA–Dalam rangka menjamin kualitas makanan yang dikonsumsi masyarakat selama bulan puasa, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Jayapura melakukan intensifikasi pengawasan takjil di wilayah kerjanya, salah satunya di Kota Jayapura, Senin (9/3).

Dalam kegiatan tersebut, BBPOM Jayapura mengambil sejumlah sampel takjil yang dijual pedagang di depan kawasan Angkatan Laut, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura. Sampel-sampel tersebut kemudian langsung diuji di lapangan untuk memastikan keamanannya.

Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa dari seluruh sampel yang diambil dan diuji, tidak ditemukan kandungan bahan berbahaya seperti boraks, formalin, metanil yellow maupun rhodamin B yang dilarang digunakan dalam produk pangan.

Kepala BBPOM Jayapura, Herianto Baan, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan bersama sejumlah pihak untuk memastikan keamanan pangan yang beredar di masyarakat selama Ramadan.

“Pengujian ini dilakukan untuk memastikan apakah produk tersebut mengandung boraks, formalin, metanil yellow, atau rhodamin B yang dilarang dalam pangan olahan,” jelasnya.
Herianto mengaku hingga saat ini pihaknya telah mengambil sebanyak 190 sampel takjil.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 129 sampel telah keluar hasil uji dan semuanya dinyatakan negatif dari kandungan bahan berbahaya.

“Sejauh ini hasilnya negatif dari formalin, boraks, metanil yellow dan rhodamin B. Bahkan jika melihat tren selama beberapa tahun terakhir di Kota Jayapura, belum ditemukan takjil yang mengandung bahan berbahaya,” katanya.

Ia menambahkan, wilayah pengawasan tidak hanya dilakukan di Kota Jayapura, tetapi juga di beberapa daerah lain seperti Sentani dan Abe, Kotaraja hingga Jayapura Utara. Ke depan, pengawasan juga akan diperluas ke wilayah Kabupaten Keerom dan kabupaten lainnya.

Meski hasil pengujian menunjukkan makanan aman dikonsumsi, Herianto tetap mengingatkan para pedagang untuk memperhatikan kebersihan makanan yang dijual.

“Kami juga mengingatkan para penjual untuk menjaga kebersihan makanan, misalnya tidak membiarkan makanan dihinggapi lalat karena bisa menyebabkan cemaran biologis,” ujarnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Tiga Ruangan Baru di RSUD Wamena Diresmikan

Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…

4 hours ago

Dinkes Lanny Jaya Turun Kirimkan Tim Ke 3 Distrik Yang Terdampak Hujan Es

Kepala Dinas Kesehatan Lanny Jaya, Niel Yigibalom, SKM., M.Si., menyampaikan kondisi tersebut dalam rapat bersama…

5 hours ago

Pemprov Papua Pegunungan Minta Bantuan Pusat

Wakil Gubernur Papua Pegununugan Dr. Ones Pahabol, SE, MM menyatakan tak bisa dipungkiri lagi jika…

6 hours ago

Bupati Keerom Lantik Ketua Baru Kwarcab Pramuka  Keerom

Momen ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan Pramuka di Kabupaten Keerom setelah sempat vakum selama…

12 hours ago

Polres Jayapura Amankan 79 Botol Boplas di Doyo Lama

Penertiban dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas penjualan Boplas yang dinilai meresahkan.…

13 hours ago

Kantor DPR Papua Digeledah Kejaksaan

Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…

1 day ago