Categories: METROPOLIS

Kebijakan Pemerintah Terhadap Lingkungan Masih Lemah

Yang disoroti para pegiat lingkungan adalah para perusahaan ini kerap mengalihkan beban pengelolaan sampah kepada konsumen tanpa mengambil langkah kongkrit untuk mengurangi sampah plastic yang dihasilkan. Senada dengan itu menurut koordinator GAHARU Papua, Stenly Waita bahwa pihaknya berharap pihak perusahaan mengambil tanggungjawab itu.

“Diperlukan peran serta semua unsur dalam menangani sampah dan menjaga lingkungan di pesisir pantai. Dampak limbah plastik terhadap ekosistem di dalam laut jelas merugikan. Martha Sibi yang juga terlibat menyampaikan bahwa kegiatan pembersihan pantai ini bagus untuk edukasi.

“Banyak anak-anak kena malaria dan tidak lepas dari banyaknya sampah di kampung,” imbuhnya.

Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPR) Papua, Albert Meraudje yang ikut dalam kegiatan tersebut mengatakan, bahwa apa yang dilakukan pemuda-pemudi lintas komunitas ini merupakan bentuk kepedulian mereka terhadap ancaman sampah bagi keberlangsungan hidup masyarakat sekitar.

“Sampah yang baru saja dipungut ini adalah akibat orang lain yang membuang sampah di kali dan drainase. Yang akhirnya masuk ke laut,” jelasnya.

Diakui, dengan berkembangnya kota ini, tidak terhindar dari masalah sampah. Bagaimana dengan pemerintah kota Jayapura. “Saya pikir perlu adanya regulasi yang dibicarakan dirancang serius soal lingkungan dan sampah. Untuk diperhatikan bersama,” beber Albert.

Ia setuju harus ikut bertanggungjawab dan tidak  hanya mengambil keuntungan saja.  “Fenomena, orang beli kemasan. Setelah habis lalu dibuang. Padahal  ada nilai ekonomis yang bisa diolah. Soal ini, saya terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Juga mengenai edukasi mulai tingkat dasar. Oleh sebab itu, pemerintah wajwajib menyediakan sarana prasaran,”tegasnya.

Dikatakan, perlu keterlibatan semua unsur mulai dari adat, kampung, pemerintah kota, komunitas serta peran serta tokoh agama. “Saya pikir, setidaknya mengingatkan umat melalui kotbah. Pesannya, alam ini telah memberi kita laut, sungai di dalamnya da biota yang memberi kita makan,” tutupnya. (ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Tokoh Agama Papua Padukan Langkah Demi Kemanusiaan dan Perdamaian

   Keberagaman ini menurutnya harus dipelihara sebagai modal dasar untuk membangun tatanan sosial yang adil…

15 hours ago

13 Tahun Melayani Sebagai Sopir Justru Berakhir Tragis

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengatakan kasus tersebut bermula ketika korban…

16 hours ago

Revitalisasi Penyidikan  29 Proyek Revitalisdasi  Unmus Terus Berjalan

Kejaksaan Negeri (Kejari) Merauke masih terus mendalami dugaan tindak pidana korupsi dalam program revitalisasi Universitas…

16 hours ago

Seharian Duduk di Depan Laptop? Ini Risiko Kesehatan yang Perlu Kamu Tahu

“Sebentar lagi selesai.” Kalimat ini mungkin sering muncul saat sedang mengerjakan tugas atau mengejar deadline.…

17 hours ago

Elay Giban Resmi Jabat Sekda Definitif Papua Pegunungan

Usai melalui beberapa tahapan test yang dilakukan dari oleh pansel dan BKN, akhirnya Gubernur Papua…

17 hours ago

Bahasa Inggris Ciri Utama Pembelajaran Termasuk Bercerita dan Interaksi dengan Lingkungan

Selama ratusan bahkan ribuan tahun, bumi dan laut telah menghidupi miliaran manusia.  Lebih dari 17…

18 hours ago