

Kelompok Ikatan Pelajar Dan Mahasiswa/I Nduga-Se Indonesia saat mengalang dana di lingkaran Abepura di lingkaran Abepura, Jumat (7/11). (foto: Jimi/Cepos)
JAYAPURA – Bencana banjir bandang dan tanah longsor di Distrik Dal, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, pada Rabu (5/11) mengakibatkan 15 warga tewas dan 8 lainnya hilang.
Peristiwa inipun membuat keprihatinan banyak pihak tak terkecuali mahasiswa. serta menyisakan kepedihan mendalam karena banyak warga menjadi korban dan kehilangan tempat tinggalnya.
Merespon terkait dengan itu Kelompok Ikatan Pelajar Dan Mahasiswa/i Nduga-Se Indonesia (DPC-IPMNI) Kota Studi Jayapura mengelar kegiatan penggalangan dana untuk para korban.
Adapun titik yang menjadi tempat Pengalangan dari mahasiswa yakni di Pertigaan Lampu Merah Abepura. Aksi dipimpin oleh Iyalek Gwijangge (Koorlap) dan diikuti sekitar 30 orang.
Dari pantauan Cenderawasih Pos aksi mulai pukul 10.00 WIT, dalam sepanduk dan pamlfet yang di bawah mahasiswa ini menampilkan Foto Korban Bencana Longsor Distrik Dal (15 Orong), Foto Korban Bencana Longsor Distrik Mebrok (8 orang) dan lainnya.
Page: 1 2
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim bertanggung…
Menurutnya para elit politik Papua di wilayah Papua Pegunungan, harus bisa membuka ruang-ruang komunikasi dengan…
Menyikapi peristiwa itu, Kepala Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengeluarkan pernyataan sikap yang…
Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi setiap institusi penegak hukum. Sekali kepercayaan itu tumbuh, masyarakat…
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menjelaskan bahwa insiden tersebut bermula…
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Merauke Leo Patria Mogot menjelaskan, secara…