

Ismail Bepa Ladopurap (foto: Jimi/ Cepos)
JAYAPURA – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura melalui Panitia Khusus (Pansus) meminta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di pemerintahan Kota Jayapura untuk lebih kreatif dalam pengelola sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Sorotan tajam DPR Kota Jayapura ini diarahkan pada sektor retribusi parkir dan retribusi rumah tangga yang dinilai tidak maksimal dalam memenuhi target penerimaan.
Ketua Pansus DPR Kota Jayapura, Ismail Bepa Ladopurap, menyampaikan bahwa salah satu fokus utama pembahasan adalah kinerja pengelolaan keuangan daerah, terutama pada sektor retribusi yang dinilai belum maksimal.
“Harus diakui bahwa, PAD pemerintah Kota Jayapura belum maksimal dari sisi retribusi parkir dan retribusi sampah rumah tangga,” kata Ismail Bepa kepada Cenderawasih Pos, Senin (8/9).
Menurutnya retribusi sampah rumah tangga juga menjadi idola untuk meningkatkan PAD di Kota Jayapura. Untuk itu ia meminta pemerintah serius dalam mengelola ini dengan tujuan untuk menutupi beberapa pos pendapatan yang telah langsung di kelola negara.
Ketua Pansus itu menekankan pentingnya pengawasan yang ketat terhadap pengelolaan retribusi parkir untuk memastikan peningkatan pendapatan yang optimal.
Page: 1 2
Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…
IG diamankan saat mengambil sebuah paket yang sebelumnya telah dicurigai petugas berisi narkotika di…
Rapat paripurna tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pembahasan perubahan APBD sekaligus momentum…
Bukan sekadar tentang usia sebuah kampung, tetapi tentang sebuah benih iman yang pertama kali…
Data tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)…
Salah satu perhatian utama Rustan adalah penyaluran bansos yang dinilai masih belum sepenuhnya tepat…