Categories: METROPOLIS

Sohilait: Sedih, Banyak Anak Sekolah Terjerat Narkotika!

JAYAPURA-Peredaran narkotika terutama jenis ganja di Kota Jayapura memang belakangan ini makin marak. Hal inilah tentunya menjadi ancaman serius bagi perkembangan generasi muda di Papua, khususnya di Kota Jayapura.

  Pj Walikota Jayapura, Christian Sohilat,  yang dimintai tanggapannya mengaku sangat sedih dengan kondisi saat ini.  Pasalnya meskipun pemerintah termasuk aparat TNI-Polri berjuang keras untuk memberantas peredaran narkotika, namun peredaran ini seperti sulit diberantas.

   Hal ini karena jaringan peredaran narkotika terutama ganja ini sudah melibatkan masyarakat di semua kalangan, bahkan termasuk anak-anak sekolah.  “Sedih,  karena tangkap di sini buka di sana,  tangkap di sana buka di sini.  Rata-rata anak sekolah itu banyak yang ketangkap,”kata Christian Sohilait, Kamis (8/8).

   Karena itu, kata dia, beberapa kampanyenya sejauh ini, terutama dalam hubungannya pemberantasan peredaran narkotika di Kota Jayapura,  pihaknya meminta masyarakat juga turut memberikan support yang tinggi terhadap kemajuan pendidikan di Papua.

   “Kalau masyarakat mensuport pendidikan di Papua, artinya tidak akan ada anak sekolah yang terlibat. Ini kan ada yang bawa datang dari sana sembunyi di situ kasih anak sekolah jual. Beberapa waktu lalu itu ada 12 orang yang tangkap di sekolah di Sentani, kemudian kemarin ada satu lagi sekolah di Kota Jayapura anak sekolah yang ditangkap BNN.  Masyarakat sendiri yang terkesan tidak melindungi anak-anaknya sendiri yang sedang sekolah ini,”ungkapnya.

    Namun begitu, pihaknya terus berkomitmen bersama dengan pihak BNN dan juga pihak TNI-Polri supaya narkotika terutama peredaran ganja di Kota Jayapura ini betul-betul harus diatasi. Meski begitu harus juga diakui bahwa pemberantasan narkotika terutama peredaran ganja di Kota Jayapura ini harus dapat memberikan efek Jera kepada para pelaku.

    Jika selama ini para pelaku ini sudah sering diproses secara hukum, namun perlu juga dilakukan dengan cara penanganan melalui sangsi sosial. “Misalnya cari dia punya kampung, cari dia punya keluarga, cari gerejanya, bawa dia kesitu dan sampaikan ke masyarakat kalau dia ini yang menjual narkoba. Harus ada efek jera terhadap mereka,” ujarnya. (roy/tri).

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Ramai Pastikan Persipura Siap Promosi ke Liga 1

Menurut Ramai, program latihan yang telah dijalani tim, baik saat pemusatan latihan di Jayapura maupun…

14 hours ago

Lagi, Kapal Nelayan  Indonesia Ditangkap Otoritas PNG

Otoritas Perikanan Nasional Papua Nugini (National Fisheries Authority/NFA) bersama Imigrasi Papua Nugini kembali menangkap kapal…

15 hours ago

Pengamanan di Lokasi Pengungsian Diperketat

Pemerintah Kota Jayapura akan memperketat pengawasan di lokasi pengungsian warga terdampak kebakaran di Kelurahan Mandala,…

16 hours ago

Cek Langsung Siswa di Pengungsian, Galang Bantuan Sukarela dari Orang Tua Murid

Polres Merauke bersama Densus 88 Antiteror memperkuat sinergi dalam upaya mencegah penyebaran paham radikalisme dan…

17 hours ago

152.319 Anak di Papua Tercatat Tidak Sekolah

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Marthen Medlama mengatakan data tersebut perlu divalidasi terlebih dahulu untuk…

18 hours ago

Boaz Dukung Peminjaman Markus ke PSS Sleman

Pemain senior sekaligus legenda Persipura Jayapura, Boaz Solossa, memberikan dukungan penuh atas langkah klub meminjamkan…

19 hours ago