Categories: METROPOLIS

Biayai 20 Paket Pekerjaan, Pemkot Kucurkan Rp 80 M Lebih

JAYAPURA– Pemerintah kota Jayapura merencanakan pembangunan sejumlah  infrastruktur dengan menggunakan alokasi anggaran APBD 2024. Setidaknya ada sekitar 20 paket pekerjaan yang sudah direncanakan dan dalam proses tender dan ada juga yang sudah sedang dilaksanakan.

Kepala bagian badan pengadaan barang dan jasa kota Jayapura,  Yustus menjelaskan, 20 paket pekerjaan itu memakan anggaran sekitar Rp 80,9 miliar lebih. “Besaran pagu anggaran untuk 20 paket pekerjaan  itu sebesar Rp 80,9 miliar lebih,” kata Yustus, Senin (8/7) kemarin.

Dijelaskan, 20 paket pekerjaan itu tersebar di beberapa instansi mulai dari Dinas PUPR, ada 8 paket pekerjaan,  Dinas Kesehatan ada 8 paket pembangunan Puskesmas, Dinas Lingkungan Hidup ada satu paket pekerjaan yaitu pekerjaan landfill, tipe dua di Koya Koso. Kemudian Dinas Pendidikan juga ada 7 paket pekerjaan,  kemudian Dinas Perhubungan ada satu paket yaitu rehabilitasi Terminal Mesran.

“Sejauh ini yang sudah berproses itu sekitar 16 paket pekerjaan,” singkatnya.

Sementara paket pekerjaan yang sedang dalam proses tender sebanyak 4 paket,  yakni pembangunan asrama Salatiga Port Numbai, kemudian pekerjaan landfill dari Dinas Lingkungan Hidup, kemudian pembangunan ruang guru, ruang kelas, kepala sekolah, PAUD  TK YPPK Kristus Raja, pembangunan ruang serbaguna SMA YPK Diaspora.”Itu yang sedang berjalan, belum selesai tender,” imbuhnya.

Menurutnya, untuk paket pekerjaan tersebut masih dalam proses evaluasi yang dilakukan oleh Pokja termasuk verifikasi kebenaran dokumen sehubungan dengan tender dari masing-masing paket pekerjaan itu.

“Yang masih proses evaluasi itu, Kristus Raja, Diaspora, pembangunan asrama salatiga, kendalanya itu mereka punya evaluasi saja, tapi memang saya lihat itu pokja, klarifikasi, kebenaran dokumen, itu saja sebenarnya” bebernya.

Karena itu pihaknya memastikan semua proses lelang dan tender sebagian besarnya sudah selesai tersisa masih ada 4 paket yang dalam proses tender dan beberapa perbaikan administrasi saja.  Karena itu, pihaknya optimis, yang sementara dalam proses itu, akan segera diselesaikan dalam waktu dekat.

“Semua sudah berjalan, ini sudah yang terakhir untuk APBD induk 2024 tinggal 4 itu saja  yang masih berproses,” tambahnya. (roy/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Dana Otsus Bukan untuk Operasional dan Belanja Kantor!

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…

1 day ago

Bupati Keerom Minta Distrik Bersih dan Aman jelang Puncak HUT RI

Fokus utama arahan tersebut adalah menjaga keamanan, kebersihan, serta kedisiplinan jajaran pemerintahan distrik dalam melayani…

1 day ago

Kapolres Merauke: Jangan Sampai Kejadian di Puncak Terjadi di Merauke

Leonardo mengatakan, kejadian tersebut menjadi perhatian bersama karena menimbulkan kerugian. Karena itu, berbagai potensi persoalan…

1 day ago

Ini Alasan Fatal Mengapa Bendera Merah Putih Haram Menyentuh Tanah!

Pengibaran Bendera Merah Putih menjadi salah satu bagian paling dinantikan dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan.…

1 day ago

Potensi Besar di Sektor Retribusi, Tapi Terbentur Kepentingan Masyarakat Adat

   Car Free Day (CFD) yang digelar setiap Sabtu tersebut kini menjadi salah satu ruang…

2 days ago

Meriahkan HUT RI, Joged Veronika dan Yospan Asaibori di Mandala

  Salah satu atraksi yang akan menjadi perhatian dalam peringatan HUT ke-81 RI tahun ini…

2 days ago