

JAYAPURA-Pengguna jalan yang melintas di ring road Distrik Jayapura Selatan pada Kamis pagi (7/7) dikagetkan dengan adanya seorang laki-laki yang tergeletak di tengah jalan dengan posisi terlentang. Laki-laki yang diperkirakan masih remaja ini ditemukan dengan kondisi dipengaruhi minuman keras dan ada bekas muntahan yang keluar dari mulutnya. Polisi yang mendatangi lokasi kejadian berupaya mencari saksi atau mungkin rekan korban, namun hasilnya nihil.
Karena dalam kondisi tidak sadar, pemuda tersebut langsung dibawa ke RS Bhayangkara Kotaraja. Hanya sayangnya pada malamnya ia meninggal. Polisi hingga kini masih berupaya mencaritahu siapa keluarga korban.
“Jadi laporan warga pemuda ini sudah tergeletak sedari subuh dan saya sendiri tiba di lokasi pada pukul 07.00 WIT dan ternyata tetap belum sadarkan diri,” kata Kapolsek Jayapura Selatan, Kompol Hendrik Seru melalui Kanit Lantas, Iptu Laly Pundu melalui ponselnya, Jumat (8/7).
Laly menyampaikan bahwa dirinya dihubungi lantaran warga menduga jika korban adalah korban kecelakaan lalu lintas. Namun setelah dicek ternyata minim luka. Yang terlihat hanya bekas muntahan yang keluar dari mulutnya.
Laly menyebut bahwa saat ditemukan korban menggunakan celana jeans pendek dan menggunakan sweater berwarna hijau army. Saat itu korban tidak menggunakan alas kaki dan hingga dibawa ke rumah sakit belum ada pihak yang menyatakan sebagai keluarga.
“Kalau ada masyarakat yang merasa anggota keluarganya belum pulang kami harap bisa mengecek ke RS Bhayangkara siapa tahu betul keluarganya,” tutup Laly. (ade/tri)
.
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…