

Wali Kota Jayapura Abisai Rollo didampingi Ny Nerlince Rollo dengan pakaian adat saat menghadiri acara HUT Ke-116 Kota Jayapura di Lapangan Trisila, Kota Jayapura, Sabtu (8/2). (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA-Wali Kota Jayapura Abisai Rollo mengingatkan bahwa Jayapura bukanlah kota yang lahir begitu saja. Sejarah mencatat, wilayah ini pertama kali didirikan oleh pemerintah Hindia Belanda pada 7 Maret 1910 dengan nama Hollandia.
Dalam perjalanan sejarahnya, nama itu kemudian berubah menjadi Sukarnopura, hingga akhirnya melalui Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1969 resmi bernama Jayapura, yang berarti Kota Kemenangan.
Namun bagi masyarakat adat, tanah ini jauh lebih dulu dikenal sebagai Port Numbay—sebuah tanah leluhur yang kaya akan nilai budaya, tradisi, dan kearifan lokal.
“Port Numbay bukan sekadar wilayah geografis, tetapi identitas masyarakat asli yang diwariskan turun-temurun,” ujar Abisai Rollo.
Ia menegaskan bahwa pembangunan kota tidak boleh melupakan akar budaya masyarakatnya. Nilai-nilai adat yang hidup di tanah ini mengajarkan keseimbangan antara manusia, alam, dan Sang Pencipta.
Dalam filosofi hidup masyarakat Port Numbay, ketiganya adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Alam dijaga karena ia adalah sumber kehidupan, sementara kebersamaan menjadi dasar hubungan sosial di tengah masyarakat.
Momentum bulan Maret bagi masyarakat Jayapura juga tidak hanya berkaitan dengan hari lahir kota. Pada 10 Maret mendatang, masyarakat di wilayah Tabi akan memperingati 116 tahun masuknya Injil di Tanah Tabi, sebuah peristiwa yang membawa perubahan besar dalam perjalanan kehidupan masyarakat.
Menurut Wali Kota, pekabaran Injil telah menghadirkan terang melalui pendidikan, pelayanan kesehatan, serta pembentukan karakter masyarakat Papua yang religius dan penuh kasih.
“Nilai-nilai iman yang bertumbuh di Tanah Tabi telah memperkokoh fondasi moral dan spiritual masyarakat Kota Jayapura,” katanya.
Kini, setelah 116 tahun perjalanan, Jayapura telah berkembang menjadi pusat pemerintahan, pendidikan, perdagangan, dan jasa di kawasan timur Indonesia. Kota ini menjadi ruang hidup bagi berbagai suku, agama, dan latar belakang budaya yang hidup berdampingan.
Page: 1 2
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…
Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…
Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…
Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…
Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…