Mofu menegaskan, transformasi kelembagaan ini membawa dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan dosen serta perluasan akses pendidikan bagi mahasiswa.
Pemerintah, kata dia, mengalokasikan anggaran sekitar Rp25 miliar bagi 867 dosen yayasan yang telah tersertifikasi. Selain itu, program beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah tetap dilanjutkan dan sejak 2020 telah menjangkau lebih dari 20.088 penerima di wilayah Papua.
Ia memastikan mahasiswa Universitas Katolik Fajar Timur Papua tetap menjadi prioritas dalam penerimaan beasiswa pemerintah melalui LLDIKTI. Mofu berharap kehadiran Universitas Katolik Fajar Timur Papua mampu melahirkan lulusan yang unggul secara intelektual dan profesional, sekaligus memiliki kecerdasan spiritual yang kuat dan berakar pada nilai-nilai Kristiani.
“Semoga Unika Fajar Timur Papua dapat menjadi motor penggerak peningkatan kualitas sumber daya manusia Papua yang unggul dan berkarakter,” pungkasnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Gubernur Papua Pegunungan Dr (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan Aset yang diserahkan meliputi puskesmas,…
Meski berada dalam kondisi sulit, para tukang ojek di Pangkalan Ojek Pasar Karang memilih tidak…
Menurutnya, perlindungan warga sipil tidak cukup hanya mengandalkan respons setelah konflik terjadi, tetapi harus diawali…
Pemerintah Provinsi Papua Selatan menegaskan komitmennya dalam mendukung upaya pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan…
Di bawah komando Bupati Piter Gusbager, Pemkab Keerom kini bergerak cepat untuk menuntaskan seluruh tahapan…
Tim gabungan mengikutsertakan unsur TNI dan Polri untuk menyisir lokasi hingga ke wilayah Potowaiburu. Tim…