

Seorang siswa SD di Kampung Yoboi Distrik Sentani, mencuci tangan sebelum mengikuti kegiatan belajar, belum lama ini. Pemkab Jayapura mulai tahun ini akan serius terhadap program Kota Layak Anak (KLA) (foto:Yohana/Cepos)
SENTANI – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Jayapura, Beatrix Awoitauw, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya menjadikan Kabupaten Jayapura sebagai Kota Layak Anak (KLA).
Ia menjelaskan, keseriusan tersebut bukan baru dilakukan, melainkan telah melalui beberapa tahapan penilaian sebelumnya. Bahkan pada tahun ini, Kabupaten Jayapura menjadi satu-satunya kabupaten yang mewakili Provinsi Papua dalam proses verifikasi Kota Layak Anak.
“Kami telah menjalani verifikasi dari tim provinsi. Tahun ini Kabupaten Jayapura kembali mendapatkan pendampingan tim verifikasi guna memperbaiki sejumlah kekurangan yang ditemukan pada penilaian tahun sebelumnya,” ujar Beatrix.
Ia berharap, melalui pendampingan dari tim provinsi tersebut, Kabupaten Jayapura dapat memantapkan seluruh aspek penilaian sehingga mampu meraih predikat Kota Layak Anak pada tahun ini.
“Sebagian besar program pendukung KLA sebenarnya telah dilaksanakan oleh organisasi perangkat daerah (OPD). Namun demikian, masih terdapat kelemahan pada aspek koordinasi, pengumpulan dokumen, serta data pendukung yang menjadi bagian penting dalam proses penilaian,” terangnya.
Page: 1 2
Menyikapi peristiwa itu, Kepala Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengeluarkan pernyataan sikap yang…
Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi setiap institusi penegak hukum. Sekali kepercayaan itu tumbuh, masyarakat…
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menjelaskan bahwa insiden tersebut bermula…
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Merauke Leo Patria Mogot menjelaskan, secara…
Erwin Natosmal Umar, kuasa hukum dari terdakwa kep[ada wartawan disela-sela pelimpahan itu meminta agar penanganan…
Aparat gabungan menyita sedikitnya 114,8 liter minuman keras lokal jenis sopi dalam razia massal di…