Sementara itu, Max Abner Ohee selaku pemilik Hak Ulayat melakukan pertemuan secara terbatas dengan pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura di Kantor Walikota Jayapura dan mengaku bersedia membuka palang ruang Guru SMAN 7 Jayapura.
Pemalangan tersebut pun kembali dibuka oleh masyarakat kampung Waena atas instruksi dari Max Abner Ohee setelah adanya pertemuan di Kantor walikota Jayapura.
“Palang di sekolah SMAN 7 harus dibuka agar para murid-murid dan guru dapat kembali melaksanakan aktivitas belajar mengajar seperti biasa,” kata Abisai Rollo melalui Sekretaris Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menilai bahwa tanggal 1 Mei 1963 adalah salah satu hari…
“Memasuki tahun 2027, kita berada pada tahap integrasi pembangunan. Berbagai upaya yang telah dibangun harus…
“Kota Jayapura, Keerom, Kabupaten Jayapura dan Sarmi menjadi pusat pertanian perkebunan yang akan kami bangun…
Meski dana Otsus terus mengalami peningkatan signifikan secara nominal, narasi kegagalan dalam menyejahterakan Orang Asli…
Suara Perempuan Papua Bersatu menggelar mimbar bebas di Lingkaran Abepura, Kamis (30/4). Sejumlah aspirasi dari…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menggandeng sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh adat untuk bersama-sama mengimbau…