

Tim PBUMK Kemenkes RI saat melakukan Visitasi (penilaian) sarana prasarana untuk pelayanan cuci darah di RSUD Abepura, Selasa (7/10) (foto:Karel/Cepos)
JAYAPURA-Tim Penilai Kesesuaian Perizinan Berusaha untuk Mendukung Kegiatan Usaha (PBUMKU) Pelayanan Dialisis, Kementerian Kesehatan RI, melakukan visitasi terhadap permohonan izin pelayanan cuci darah (dialisis) di RSUD Abepura, Selasa (7/10).
Visitasi ini dipimpin oleh Victor Eka Nugrahaputra, didampingi pejabat dari Dinas Kesehatan Provinsi Papua dan Dinas Kesehatan Kota Jayapura. Tim meninjau secara langsung kesiapan RSUD Abepura dalam membuka layanan hemodialisis, baik dari sisi sumber daya manusia maupun sarana dan prasarana penunjang.
Pengecekan dilakukan terhadap kesiapan tenaga medis, seperti dokter spesialis penyakit dalam, dokter hemodialisis, dan perawat terlatih. Selain itu, tim juga menilai fasilitas pendukung seperti mesin hemodialisis, kebersihan ruangan dan toilet, sistem sterilisasi, serta alur pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD).
“Kami sudah melakukan pengecekan dan secara umum sudah cukup lengkap. Hanya ada beberapa hal yang menjadi catatan dan saran untuk segera dilengkapi oleh pihak RSUD Abepura. Untuk sarana, sudah tersedia empat unit mesin hemodialisis yang siap digunakan bagi pasien,” jelas Victor Eka Nugrahaputra.
Ia menambahkan, RSUD Abepura akan diberikan waktu untuk menindaklanjuti masukan dari tim penilai. Setelah perbaikan dilakukan, Kementerian Kesehatan akan kembali melakukan pengecekan untuk memastikan pemenuhan standar pelayanan.
“Penilaian ini penting karena berkaitan dengan keselamatan pasien dan pemenuhan standar pelayanan. Jika semua catatan kami segera dipenuhi, maka izin usaha pelayanan dialisis dapat diterbitkan tahun ini,” ujarnya.
Page: 1 2
Manajer Persipura, Owen Rahadiyan, mengungkapkan bahwa dirinya telah menjadwalkan pertemuan khusus dengan pelatih yang akrab…
Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 mengamankan seorang pria berinisial YB (34) yang diduga menjabat sebagai…
Ketua LMA Port Numbay George Arnold Awi, menegaskan bahwa Kota Jayapura adalah rumah bersama yang…
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua Justice dan Peace menyambut baik putusan majelis hakim Pengadilan Tinggi…
“Kampus ini dibangun untuk menjawab masalah kesehatan di Papua yang belum selesai-selesai,” ungkap mantan Kepala…
Pemutaran film dokumenter Pesta Babi di Kedai Kopi One Milly, kawasan Skylan, Kota Jayapura, Selasa…