Sementara itu, Wakil Direktur RSUD Abepura, Petrus B. Pepuho, menyampaikan bahwa layanan cuci darah merupakan unit pelayanan baru di RSUD Abepura. Karena itu, visitasi dari Kemenkes menjadi langkah penting dalam memastikan mutu dan kelayakan layanan tersebut.
“Pelayanan cuci darah ini baru dibuka di RSUD Abepura, sehingga visitasi dan penilaian dari Kementerian Kesehatan sangat penting untuk memastikan mutu pelayanan kepada masyarakat,” kata Petrus.
Ia menegaskan, dari sisi sumber daya manusia dan fasilitas, RSUD Abepura sudah cukup siap. “Kami sudah memiliki dokter spesialis penyakit dalam, dokter hemodialisis, serta perawat yang mahir dalam pelayanan dialisis. Jika hasil visitasi ini disetujui, kami siap membuka pelayanan dialisis bagi masyarakat,” pungkasnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Namun bagi jemaat GKI Pengharapan, persoalan itu jauh lebih dalam daripada sekadar soal tanah dan…
Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Jayapura, Budi P. Yokhu, memimpin langsung sidak penertiban…
Ketua MRP Papua Tengah, Agustinus Anggaibak, menyatakan bahwa ketertutupan informasi ini menabrak aturan. Merujuk pada…
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, dr. Anton Mote, mengatakan Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura terus memperkuat…
Banyak anak muda akhirnya hanya membawa map lamaran dari satu kantor ke kantor lain tanpa…
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kawasan Bandara Sentani IPTU Wajedi, didampingi Kanit Binmas AIPTU…