Categories: METROPOLIS

Studi Banding DPRD Kota Tak Ada Manfaat?

Jarang Mempublis, Masyarakat Tidak Tahu Kinerja Dewan

JAYAPURA-Selama ini Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jayapura sering melakukan studi banding ke luar Papua, seperti ke Jakarta, Yogjakarta dan lainnya. Namun sayangnya, jarang sekali diekspos ke media dan diketahui masyarakat termasuk Pemerintah Kota Jayapura.

  Harusnya, dari hasil studi banding ini, tentunya bisa ada pengalaman yang bisa diambil, di contoh dan dipraktekkan di Kota Jayapura. Tidak hanya sekedar jalan-jalan, tanpa ada hasil atau manfaat yang dirasakan masyarakat yang telah mempercayakan mereka menjadi wakil rakyat di DPRD Kota Jayapura.

  Terkait hal ini, Penjabat Wali Kota Jayapura Dr Frans Pekey, M.Si, meminta DPRD Kota Jayapura setiap melakukan studi banding keluar Papua harus dipublikasikan kepada masyarakat, sehingga masyarakat tahu kerjanya DPRD Kota Jayapura itu apa, termasuk bisa berkolaborasi dengan OPD terkait di Lingkungan Pemkot. Jika itu studi bandingnya ada di dinas tertentu, maka bisa memberikan masukan dan ilmu yang didapat dari studi banding, bisa diberikan di OPD terkait di Pemkot Jayapura.

  “Ya kita harap DPRD Kota Jayapura yang sering melakukan studi banding ke luar, apa yang di dapat saat studi banding harus dipublikasi ke masyarakat maupun Pemerintah Kota Jayapura melalui OPD terkait, sehingga ada informasi dan tambahan pengalaman yang diberikan kepada masyarakat maupun pemerintah, jika memang bisa ditiru atau diterapkan di Kota Jayapura tentu baik, jadi harus ada output yang dihasilkan usai studi banding, tidak hanya pergi saja tapi kembali tidak ada hasilnya,”sindirnya, Senin (3/10) lalu.

   Frans Pekey, juga minta kepada setiap anggota dewan yang melakukan reses bisa dilakukan publikasi ke masyarakat, sehingga masyarakat tahu, karena masih ada oknum dewan yang jarang sekali mempublikasi ke media, kalau ada tentu itu orangnya hanya itu-itu saja.

  Untuk itu, diharapkan kepada Sekwan untuk lebih bisa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat terkait apa saja yang telah dilakukan di DPRD Kota Jayapura. Sebab, ini sangat penting, dimana masyarakat banyak yang bertanya dewan jika studi banding outputnya apa, lalu apakah publikasi di dewan selama ini bagaimana, apakah sudah berjalan maksimal atau tidak.

   “Saya harap fungsi dewan dalam mendukung kinerja Pemkot Jayapura harus benar benar dirasakan dan ada outputnya, jangan hanya studi banding tapi outputnya tidak ada,” tegasnya. (dil/tri)

newsportal

Recent Posts

Tiga Ruangan Baru di RSUD Wamena Diresmikan

Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…

1 hour ago

Dinkes Lanny Jaya Turun Kirimkan Tim Ke 3 Distrik Yang Terdampak Hujan Es

Kepala Dinas Kesehatan Lanny Jaya, Niel Yigibalom, SKM., M.Si., menyampaikan kondisi tersebut dalam rapat bersama…

2 hours ago

Pemprov Papua Pegunungan Minta Bantuan Pusat

Wakil Gubernur Papua Pegununugan Dr. Ones Pahabol, SE, MM menyatakan tak bisa dipungkiri lagi jika…

3 hours ago

Bupati Keerom Lantik Ketua Baru Kwarcab Pramuka  Keerom

Momen ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan Pramuka di Kabupaten Keerom setelah sempat vakum selama…

9 hours ago

Polres Jayapura Amankan 79 Botol Boplas di Doyo Lama

Penertiban dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas penjualan Boplas yang dinilai meresahkan.…

10 hours ago

Kantor DPR Papua Digeledah Kejaksaan

Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…

22 hours ago