Categories: METROPOLIS

Pengadaan Tanah WTP Sudah Tahap Pengukuran Tanah ke BPN

JAYAPURA-Dampak dari keringnya sumber air di beberapa  intake PDAM  di Kota Jayapura menyebabkan krisis air. Hal ini membuat PDAM Jayapura harus melakukan pembagiam jam distribusi air di pelanggan PDAM Jayapura.

  Terkait hal ini, Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas PUPR PKP Kota Jayapura juga terus mendorong supaya lokasi Water Treatment Plant (WTP) untuk mengolah  air baku Danau Sentani menjadi air bersih juga terus dikebut. Lokasi tanah untuk WTP ini berada di jalan baru perumnas III Waena.

   Kepala  Dinas PUPR PKP Kota Jayapura Nofdi J. Rampi mengaku, untuk proses pengadaan tanah terus dilakukan dengan membuka ruang kepada semua pihak yang mejadi pemilik atau memiliki tanah tersebut. Mereka didorong supaya segera melakukan pengecekan bersama dan melibatkan BPN Kota Jayapura.

  Jika sudah tidak ada masalah, semua clear dan clean terkait lokasi tana WTP, maka Pemkot Jayapura akan membelinya bisa dilakukan secara bertahap sesuai dengan kemampuan anggaran APBD seperti yang telah dikatakan Pj Wali Kota Jayapura Dr. Frans Pekey, M.Si.

  “Untuk proses pengadaan tanah lokasi WTP di jalan baru alternatif Perumnas III Waena, kita sudah tahapan pengukuran tanah ke BPN, produknya surat ukur masih kami tunggu, untuk lanjutan tim apprasial bekerja,” katanya, Kamis (6/10) kemarin.

  Diakui, saat ini tim apprisial belum bekerja, sehingga untuk besaran berapa harga tanah di lokasi itu yang akan dibeli belum tahu. Sebab, ini perlu hitung-hitungan yang tepat dan sesuai aturan, sehingga kedepannya jika sudah dibayar tidak terjadi masalah, apakah melanggar hukum atau tidak.

  Sebab, dalam pengadaan tanah pada lokasi tersebut dibiayai dari APBD Kota Jayapura dan tentunya pengadaan tanah dalam pembayaran dilakukan secara bertahap mengingat kemampuan anggaran yang dimiliki Pemkot Jayapura.

  Menurutnya, memang saat ini Kota Jayapura sangat jarang ada hujan. Hal ini membuat intake atau sumber air di beberapa titik seperti di kali kampwolker sangat kurang dan menyebabkan pelanggan PDAM Jayapura kekurangan air, terpaksa dilakukan pembagian jam pengairan.

  Untuk itu, kedepannya jika air baku Danau Sentani sudah digunakan dan diolah menjadi air bersih tentu akan membantu masyarakat dalam mendapatkan suplay air bersih dari PDAM Jayapura. (dil/tri)

newsportal

Recent Posts

Tak Terima Anggota Keluarganya Meninggal, Seorang Pria Dikeroyok Hingga Babak Belur

Polsek Kurulu saat ini mulai melakukan pendalaman terhadap dugaan kasus pembunuhan yang berujung pada penganiayaan…

42 minutes ago

Owen Sebut 3 Paslon Ketum PSSI Papua Figur Hebat

Owen berharap siapapun yang terpilih nantinya bisa meningkatkan prestasi sepakbola Papua. Saat ini, Komite Pemilihan…

3 hours ago

Persipura Batasi Kuota Tiket Kontra Adhyaksa FC

Manajemen Persipura Jayapura dipastikan tidak menjual tiket sesuai kapasitas maksimal Stadion Lukas Enembe pada laga…

4 hours ago

Ketum Ajak Merahkan Lagi Stadion Lukas Enembe

Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pendukung…

5 hours ago

PFA Cari Bakat 2026, Keliling Tanah Papua Bidik Talenta Sepak Bola Masa Depan Timika

Menurut keterangan resminya diterima media ini, Senin (4/5/2016) sore, Direktur Akademi PFA, Coach Wolfgang Pikal,…

6 hours ago

Staf Ahli DPRK Mimika Jadi Korban Begal

Insiden ini terjadi saat korban dalam perjalanan pulang menuju kediamannya di tengah guyuran hujan deras.…

7 hours ago