

Dr. Oscar Oswald O. Wambrauw, SE.MSc.agr, Rektor Uncen Terpilih. (FOTO:Karel/Cepos.)
JAYAPURA-Rektor Uncen Dr. Oscar Oswald O. Wambrauw, SE.MSc.agr, mengatakan dalam waktu dekat akan melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah sakit Rumah Sakit UPT Vertikal Kelas B di kawasan Uncen.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI lanjutnya telah menyurat kepada pihak Uncen untuk membersihkan lokasi. Sebab ada beberapa bagian di lokasi pembangunan yang perlu ditata.
“Karena ini proyek besar, jadi perlu dibuatkan pagar keliling, ini yang nantinya akan segera kita kerjakan sebelum peletakan batu pertama,” kata Oscar kepada awak media di Rektorat Uncen, Kamis (7/9).
Hal lain yang dipersiapkan untuk pembangunan Gedung Rumah Sakit ini, adalah akses jalan.
“Kita sudah bicara dengan teman-teman dosen yang huni di sekitar lokasi Kampus untuk membenahi akses disana, sehingga nantinya proses pengerjaannya tidak terhambat,” ujarnya.
Menurut Oscar, proses pembangunan Rumah Sakit ditargetkan hanya dalam waktu selama 1 tahun. Sebab hal ini merupakan beban pemerintah pusat melalui Kemenskes yang harus diselesaikan tepat waktu.
“Alotnya, pembangunan RS ini karena terkendala dengan proses pelelangan,” bebernya.
Dengan adanya kejelasan status pelelangannya, maka yang sekarang dipersiapkan pembersihan lokasi. Apalagi lokasi pembangunannya itu masih di tempat semula yakni di kawasan Kampus Uncen.
“Kita harap proses pembangunan Gedung Rumah Sakit ini berjalan sesuai target yang ada,” pungkasnya. (rel/tri)
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…