Categories: METROPOLIS

Pelestarian Bahasa Daerah Masuk Kurikulum Sekolah Kampung

JAYAPURA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, telah menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi sejumlah fasilitator bahasa daerah yang ada di kampung, di Kota Jayapura pada, Sabtu (5/7). Adapun Bimtek tersebut dilakukan dengan tema “Implementasi Kurikulum Sekolah Kampung”.

Kepada Cenderawasih Pos, Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura Grace Linda Yoku mengatakan, kegiatan ini dilakukan sebagai upaya pemerintah daerah untuk melestarikan bahasa lokal daerah setempat.

Di tahun ini Implementasi Kurikulum Sekolah Kampung dimulai dari kampung Kayo Batu dan Kayo Pulau. Karena itu sebanyak enam orang fasilitator bahasa yang didampingi kepala kampung hingga Ondoafi ikut dalam Bimtek tersebut.

Tujuan Bimtek tersebut agar para fasilitator dibekali ilmu cara mengajar yang baik dengan kurikulum dan metode yang ada seperti metode bercerita, main peran, serta berdiskusi.

Selama proses pembelajaran nantinya, para fasilitator ini wajib menggunakan bahasa daerah selama kegiatan belajar mengajar. “Tahun ini kita mulai dari Kampung Kayo Batu dan Kayo Pulau. Masing-masing tiga penutur dari kedua kampung, yang telah mengikuti Bimtek selama tiga hari ini, mereka ini adalah penutur aktif,” kata Grace.

Lebih lanjut, Grace menjelaskan sebanyak enam fasilitator tersebut akan menjadi guru di kampung. Mereka (fasilitator) dipilih oleh kepala kampung dan ondoafi setempat, tanpa harus memiliki ijazah pendidikan tinggi.

“Guru-guru ini adalah penutur aktif yang memahami bahasa dan budayanya dengan baik dan bukan lulusan dari perguruan tinggi, tetapi masyarakat di kampung yang diperdayakan,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan nantinya, proses pembelajaran hanya dilakukan sebanyak 24 kali pertemuan, selama hari libur. Dengan waktu satu kali pertemuan sebanyak satu setengah jam per hari.

Hal ini dilakukan agar tidak mengganggu aktivitas kegiatan belajar mengajar anak-anak di sekolah formal. Meskipun sekolah tersebut dalam bentuk non formal, namun tetap mengelar ujian.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Keberadaan Jenazah Nahkoda Kapal Belum Diketahui

Keberadaan jenazah Nahkoda KMN Sardi Utama bernama Ahir yang sehari-harinya dipanggil Rizal belum jelas. Nahkoda…

15 hours ago

Susah Tidur, Susah Fokus, dan Selalu Gelisah?

Pikiran melayang ke mana-mana padahal kamu sudah mencoba fokus. Menyalahkan diri sendiri malas, tidak disiplin,…

19 hours ago

Di Timika, Bocah Dititip Malah Dicabuli

​​Kasus ini mencuat setelah pihak keluarga membuat laporan yang diwakili oleh Relawan Teras Peduli ke…

19 hours ago

Demi Kepastian Hukum Undang-undang TNI Harus Direvisi

Menurut Thomas, pandangan yang disampaikan Komnas HAM merupakan isu yang sangat penting dan krusial dalam…

20 hours ago

Punya Gangguan Pernapasan, Ini 6 Pose Yoga Terbaik untuk Pengidap Asma

Pertama, Easy Pose. Mulailah sesi Anda dengan pose ini untuk melatih pernapasan diafragma yang dalam.…

21 hours ago

MBG Tak Bisa Dihentikan

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG)…

23 hours ago