Categories: EKONOMI BISNIS

Banyak Diminati, 800 Rumah Bersubsidi Dibangun

JAYAPURA – Real Estate Indonesia (REI) Papua mencatat saat ini sedang dibangun sebanyak 800 rumah bersubsidi di berbagai kota yang tersebar di tiga provinsi di Tanah Papua.

Menurut Ketua Real Estate Indonesia (REI) Papua Muhammad Darwis, pembangunan 800 unit rumah bersubsidi itu bagian dari program tiga juta rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) termasuk ASN dan pedagang.

“Rumah bersubsidi menjadi alternatif bagi MBR,” kata Muhammad Darwis di Jayapura, Jumat (4/7).

Ketua REI Papua yang didampingi Sekretaris REI Papua Akbar Arif mengatakan saat ini anggota REI Papua berjumlah 46 pengusaha yang tersebar di Provinsi Papua, Papua Pegunungan dan Papua Selatan.

Anggota REI lebih memilih membangun rumah bersubsidi dibanding komersil karena banyak diminati masyarakat. “Kami berupaya menjangkau MBR agar mereka juga memiliki kesempatan mendapatkan rumah bersubsidi sesuai kemampuan,” kata Darwis.

Ketika ditanya tentang kendala yang dihadapi, Darwis mengaku terkadang masalah perizinan menjadi kendala terutama tata ruang namun hal itu harus bisa dipenuhi pengembang.

“DPD REI Papua berupaya semaksimal mungkin untuk menyediakan rumah bersubsidi bagi masyarakat yang ada di tiga provinsi,” kata Muhammad Darwis. (antara)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Demo Tolak MBG Serentak Disinyalir Terorganisir

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…

59 minutes ago

Kericuhan di Pelabuhan, KM Gunung Dempo Pilih Tunda Berlabuh

Saat kapal dalam perjalanan menuju  Jayapura, tiga penumpang ini diketahui merokok di dalam kapal, tepatnya…

2 hours ago

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

14 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

22 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

23 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

1 day ago