

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo saat menerima kesepakatan bersama dengan pihak adat di kampung Nafri, Rabu (4/6).(foto: Takim/Cepos)
JAYAPURA – Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo mengakui sangat kaget melihat respon masyarakat adat Kampung Nafri Distrik Abepura atas komitmen bersama yang dibuat antara Pemkot Jayapura dengan pihak adat kampung tersebut.
Abisai Rollo menjelaskan bahwa, Kampung Nafri yang dijuluki daerah Texas menyisakan persepsi negatif di tengah masyarakat. Hal ini menjadi tantangan tersendiri Walikota dalam menjalankan Program Turkam di daerah tersebut.
“Banyak yang berpendapat bahwa kampung ini rawan, sering palang-palang, orang mabuk dan yang lain-lainnya, saya mau tegaskan hal tersebut sama sekali tidak betul,” ujar Abisai saat menutup rangkaian kegiatan Turkam di Kampung Nafri, Rabu (4/6).
“Meskipun saya sendiri sempat ragu sebelumnya, namun saya kaget sekali saat pertemuan dengan Ondoafi dan para kepala suku, komitmen bersama yang kita buat satu katapun untuk tidak setuju, sama sekali tidak ada,” lanjutnya.
Padahal dalam komitmen tersebut ada beberapa poin kesepakatan yang perlu ada dukungan dari masyarakat adat Kampung. Beberapa poin yang dimaksud diantaranya, masyarakat adat Kampung Nafri mendukung penuh Pemerintah Kota Jayapura, sepakat untuk tidak melakukan palang-memalang, menyerahkan potensi wisata untuk dikelola Pemkot dan beberapa poin lainnya.
“Hal ini saya sendiri menyadari bahwa sebenarnya masyarakat adat itu sangat mendukung penuh langkah pemerintah, hanya saja pendekatan seperti apa yang kita bangun,” tuturnya.
Abisai menambahkan, ketika Kampung Nafri sudah sepakat untuk mendukung penuh pemerintah, maka kampung-kampung yang lainnya nanti pastikan bisa menyatakan sikap yang sama.
Page: 1 2
Manajer Persipura, Owen Rahadiyan, mengungkapkan bahwa dirinya telah menjadwalkan pertemuan khusus dengan pelatih yang akrab…
Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 mengamankan seorang pria berinisial YB (34) yang diduga menjabat sebagai…
Ketua LMA Port Numbay George Arnold Awi, menegaskan bahwa Kota Jayapura adalah rumah bersama yang…
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua Justice dan Peace menyambut baik putusan majelis hakim Pengadilan Tinggi…
“Kampus ini dibangun untuk menjawab masalah kesehatan di Papua yang belum selesai-selesai,” ungkap mantan Kepala…
Pemutaran film dokumenter Pesta Babi di Kedai Kopi One Milly, kawasan Skylan, Kota Jayapura, Selasa…