Categories: METROPOLIS

Dorong Percepatan Digitalisasi Transaksi Pemerintah Daerah

JAYAPURA – Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menghadiri kegiatan High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) yang dilaksanakan secara daring (live meeting).

Pertemuan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi dan mendorong percepatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah di wilayah Provinsi Papua, khususnya di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, dan Kabupaten Keerom.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menegaskan bahwa digitalisasi saat ini bukan lagi sebuah pilihan, melainkan sebuah keniscayaan dalam sistem pemerintahan modern.
Transformasi sistem pembayaran dan pengelolaan keuangan daerah secara non-tunai dinilai sebagai bagian penting dari reformasi tata kelola pemerintahan.

Menurutnya, digitalisasi transaksi pemerintah daerah bertujuan meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta efisiensi pengelolaan keuangan, sekaligus mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Melalui TP2DD, pemerintah daerah terus didorong untuk mempercepat implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), baik dari sisi belanja daerah, penerimaan pajak dan retribusi, maupun integrasi sistem informasi keuangan daerah.

“Kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah dan Bank Indonesia menjadi kunci dalam membangun ekosistem pembayaran digital yang inklusif, aman, dan berkelanjutan,” ujar Wali Kota di sela giat yang berlangsung di Kantor BI Papua, Kamis (5/3) sore.

Kata Abisai, sebagai ibu kota Provinsi Papua, Jayapura disebut memiliki komitmen kuat dalam mendorong perluasan kanal pembayaran digital, integrasi sistem dengan sektor perbankan, serta peningkatan literasi digital bagi masyarakat dan pelaku UMKM.

“Digitalisasi tidak hanya berdampak pada peningkatan kinerja fiskal daerah, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang lebih modern dan berdaya saing,” jelasnya.

Ia juga memaparkan sejumlah capaian penting yang telah diraih Kota Jayapura dalam bidang digitalisasi transaksi daerah. Di antaranya, Kota Jayapura berhasil meraih peringkat terbaik pertama dalam perluasan dan percepatan digitalisasi daerah di wilayah Nusampua pada penilaian nasional tahun 2023, serta peringkat terbaik ketiga pada tahun 2024.

“Pemkot juga telah menjalin kerja sama strategis dengan Bank Papua untuk mengakselerasi penggunaan Kartu Kredit Indonesia (KKI) serta penerapan sistem pembayaran SP2D secara daring guna meningkatkan efisiensi dan transparansi pengelolaan anggaran daerah,” ungkapnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

45 minutes ago

Pengunjung Kurang, Pendapatan Pengelola Pantai Hamadi Merosot

   Para pengelola pantai dan penyedia jasa penyewaan pondok wisata kini harus menelan pil pahit…

6 hours ago

Uskup dan Ordo Sepakati Anggaran Dasar Unika Fajar Timur Papua

  Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Uskup Agung Merauke Mgr. Petrus Canisius Mandagi, M.S.C., Uskup…

7 hours ago

Festival Port Numbay 2026 Promosikan Potensi Kampung Wisata

   Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Richard J. Nahumury, mengatakan Festival Port…

8 hours ago

Tingkatkan Daya Saing UMKM, Pemkot Perkuat Legalitas dan Manajemen

Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM)…

9 hours ago

Disiplin dan Berintegritas Kunci Pelayanan Publik Berkualitas

  Menurut Abisai, ASN merupakan ujung tombak penyelenggaraan pemerintahan. Karena itu, setiap pegawai dituntut untuk…

10 hours ago