

Penjual miras berinisial H beridiri di belakang tumpukan minuman keras yang berhasil diamankan polisi pada Sabtu (4/2). Polisi mewarning untuk para penjual tak berijin untuk tidak menjual bila tak ingin semua mirasnya diamankan. (Foto/Humas Polresta)
JAYAPURA – Operasi dan penertiban terhadap minuman keras di Kota Jayapura nampaknya masih butuh kerja keras. Para pelaku terus terusan berusaha tetap menjual barang haram tersebut.
Seperti yang kembali diungkap Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota yang membekuk seorang pria berinisial H (20) bersama barang buktinya di seputaran Jalan Baru Pantai Hamadi Distrik Jayapura Selatan pada Sabtu (4/1) lalu.
Dari tangan H, Polisi menyita 91 botol atau kaleng minuman berbagai jenis. Pelaku H ditangkap sekira pukul 23.30 WIT yang dipimpin langsung Kasat Resnarkoba, Iptu Alamsyah Ali. Iptu Alam menuturkan, penertiban yang dilakukan pihaknya rutin dilakukan guna meminimalisir terjadinya kecelakaan atau tindak pidana yang dipicu karena pengaruh miras.
“Ini juga menjadi atensi Kapolresta Jayapura Kota yang harus dilaksanakan guna menjaga kondusifitas Kamtibmas di Kota Jayapura,” jelasnya. Sebanyak 91 botol ini berupa 9 botol Vodka Ceper, 4 botol Mansion House, 3 botol Vodka Iceland, 8 botol Anggur Merah Gold, 12 botol Anggur Merah Kawa-kawa, 19 botol Anggur Merah, 6 botol Anggur Javan, 3 botol Jenever, 12 botol Bir Hitam Guinnes dan 14 Bir Bintang kaleng.
“Barang bukti miras yang ditemukan bersama H tersebut langsung dibawa ke Mapolresta Jayapura untuk selanjutnya diambil langkah-langkah Kepolisian oleh penyidik,” sambung Iptu Alam. “Kami ingatkan saja untuk tidak menjual jika memang tak punya ijin. Tapi kalau mau coba – coba ya silahkan saja kami juga akan terus mobile mencari para pelaku baru yang memang nekat,” wantinya. (ade/tri)
Menyikapi peristiwa itu, Kepala Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengeluarkan pernyataan sikap yang…
Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi setiap institusi penegak hukum. Sekali kepercayaan itu tumbuh, masyarakat…
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menjelaskan bahwa insiden tersebut bermula…
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Merauke Leo Patria Mogot menjelaskan, secara…
Erwin Natosmal Umar, kuasa hukum dari terdakwa kep[ada wartawan disela-sela pelimpahan itu meminta agar penanganan…
Aparat gabungan menyita sedikitnya 114,8 liter minuman keras lokal jenis sopi dalam razia massal di…