

Tim Uncen bersama masyarakat saat melakukan pelatihan beberapa waktu lalu di Pulau Kosong. (Foto/Istimewa)
JAYAPURA – Kelompok nelayan di Pulau Kosong, Kota Jayapura, mendapatkan angin segar melalui program pengabdian masyarakat yang membawa inovasi teknologi penanganan pasca panen ikan dari tim dosen Universitas Cenderawasih.
Ketua Tim, Popi Ida Laila Ayer menjelaskan bahwa program ini menghadirkan sistem penyimpanan ikan bertenaga surya dan pengering berbasis efek rumah kaca, menjawab tantangan utama yang selama ini dihadapi nelayan setempat.
Popi Ida Laila Ayer menjelaskan, kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa dari Program Studi Perikanan, Fisika, dan Geofisika untuk mendokumentasikan, memonitor, dan membantu proses instalasi di lapangan.
“Kolaborasi lintas keilmuan dalam tim kami memastikan setiap teknologi yang diterapkan benar-benar sesuai kebutuhan dan dapat dioperasikan secara mandiri oleh nelayan,” ungkap Loli kepada Cenderawasih Pos, Rabu (3/9).
“Kami juga memberikan pelatihan manajemen usaha dan pemasaran agar dampak ekonominya lebih terasa,” lanjutnya.
Page: 1 2
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Sanking banyaknya orang menaiki jembatan tersebut akhirnya tali jembatan putus dan 30 an orang tenggelam.…
Pemusnahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan eksekusi perkara pidana oleh kejaksaan, tidak hanya terhadap terpidana,…
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat jumlah penduduk di daerah itu mencapai 1,074 juta…