Sementara itu terkait dengan pekerjaan saluran air di dalam pasar itu memang menjadi PR. Menurutnya saluran air itu dulunya juga sudah dibangun oleh pemerintah Namun karena perilaku oknum masyarakat yang ada di pasar yang tidak membuang sampah pada tempatnya sehingga daerah-daerah yang semestinya menjadi daerah aliran air kini tersumbat oleh sedimen dan sampah.
Di satu sisi pemerintah pun kesulitan untuk melakukan penanganan terutama pengerukan saluran-saluran air yang ada di dalam area pasar itu.
Hal itu disebabkan karena daerah saluran air ini sudah ditutupi oleh lapak-lapak jualan milik masyarakat sehingga ini juga menjadi kesulitan tersendiri bagi pemerintah kota Jayapura.
“Perilakunya adalah pembuangan sampah yang tidak tertib. Kami bukan baru satu kali saja lakukan pengerukan sampah di dalam Pasar youtefa, di sana itu ada drainase tetapi di dalam itu sudah tersumbat. Mau kasih bersih itu semua sudah jadi lapak-lapak. Problem di situ bukan problem sederhana,”ungkapnya.(roy/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Meski tak menceritakan secara detail bagaimana proses korban bisa melarikan diri atau diamankan dari pihak…
Pemerintah Daerah Kabupaten Lanny Jaya secara resmi memulai pelaksanaan Diklat Prajabatan, Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS…
Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pendidikan setempat mulai membenahi layanan pendidikan khusus menyusul rendahnya indeks…
Massa aksi datang menggunakan dua unit mobil pikap dengan membawa sejumlah atribut, di antaranya…
Selain itu, langkah inventarisasi dan pengembangan ini tidak sekadar bertujuan menjaga warisan nilai historis…
Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Abepura terus mendorong upaya kemandirian bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)…