

YW Pelaku pengedar Narkotika Jenis Ganja melalui Jasa Pengiriman di Entrop, saat diamankan di Mapolresta Jayapura Kota, Jumat (2/5). (Foto/Humas Polresta Jayapura Kota for Cepos)
JAYAPURA-Peredaran narkotika di Kota Jayapura kian mengkhawatirkan. Para pelaku kini memanfaatkan jasa pengiriman barang sebagai modus baru dalam mengedarkan narkoba. Hal ini terungkap dari dua kasus yang berhasil diungkapkan oleh Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota selama April 2025.
Kasus pertama terjadi pada Senin, 21 April 2025. Dua pria berinisial M (28) dan M (36) ditangkap saat hendak mengambil paket di salah satu kantor jasa pengiriman di kawasan Padang Bulan, Distrik Heram. Dari tangan keduanya, polisi menyita barang bukti berupa 8,86 gram sabu.
Kapolresta Jayapura Kota, AKBP Fredrickus W.A. Maclarimboen, didampingi Kasat Resnarkoba AKP Febry V. Pardede dalam konferensi pers pada Jumat (1/5), mengungkapkan bahwa penangkapan ini berawal dari penyelidikan terhadap sebuah paket mencurigakan yang dikirim dari luar Jayapura dan diduga berisi narkotika jenis sabu.
“Anggota kami melakukan penyelidikan di kantor jasa pengiriman wilayah Waena, dan menemukan sebuah paket yang mencurigakan. Setelah dilakukan penelusuran ke alamat tujuan di Jalan Raya Kemiri, tepat di depan Apotek K24 Sentani, pelaku tidak ditemukan di lokasi,” jelas AKBP Fredrickus.
Namun, sekitar pukul 16.50 WIT, dua pria datang ke kantor jasa pengiriman di Padang Bulan untuk mengambil paket tersebut. Polisi yang sudah bersiaga langsung mengamankan keduanya dan membawa mereka ke Mapolresta Jayapura Kota untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Dari hasil pemeriksaan awal, kedua pelaku mengaku membeli sabu tersebut untuk dikonsumsi sendiri,” tambahnya.
Kasus kedua terjadi pada Rabu, 30 April 2025. Seorang pria berinisial YW (21) diamankan setelah petugas menemukan dua paket mencurigakan berisi ganja di kantor jasa pengiriman di kawasan Entrop, Distrik Jayapura Selatan.
Page: 1 2
Petugas berhasil mengamankan barang bukti, antara lain satu jerigen ukuran 35 liter Sopi, 43 botol…
Mereka diberangkatkan dalam rangka melakukan pengamanan guna mengantisipasi terjadinya bentrok susulan yang dilakukan dua kelompok…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC)Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan sebagai DOB yang baru pemerintah sudah…
Nathan mengatakan sejak didirikan pada 2003, IPN yang berlokasi di Kabupaten Mimika telah berkembang menjadi…
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Mimika sebagai Organisasi Peranngkat Daerah…
Wakapolres Jayawijaya Kompol F.D. Tamaila menyatakan agenda 1 Desember yang menjadi perhatian semua pihak saat…