Jika sebelumnya program padat karya dilakukan dengan pengecatan jalan atau penataan kota tetapi kali ini, pihaknya melakukan pembersihan saluran drainase. Sebab, pihaknya melihat seringkali terjadi banjir di Kota Jayapura yang mana salah satu sebabnya saluran drainase yang sudah tersumbat oleh material sampah.
“Diharapkan dengan adanya pembersihan tidak ada drainase yang tersumbat, sehingga mengurangi risiko genangan air setiap musim hujan,” ujarnya.
Lebih lanjut, program padat karya tahap II akan dilaksanakan pada Juli 2024 dengan melibatkan masyarakat yang ada di lima distrik dalam rangka memperingati HUT RI
Dia menambahkan normalisasi drainase bertujuan agar aliran air tetap lancar dan menghindari potensi penyumbatan akibat sampah.
“Harapannya dengan adanya program padat karya pembersihan saluran drainase diharapkan lingkungan sekitar terhindar dari dampak negatif terutama musim hujan yang membawa risiko banjir,” pungkasnya.(roy/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Papua selama ini dikenal sebagai tanah yang diberkahi kekayaan alam luar biasa. Hutan-hutannya rimbun, tanahnya…
Dalam rangka menyikapi situasi dan kondisi yang kerap terjadi di tanah Papua, dalam hal ini…
UNTUK pertama kalinya, Timnas Futsal Indonesia U-16 berhasil merengkuh gelar juara Piala AFF Futsal U-16…
Rencana pengiriman bantuan pangan ini disampaikan bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze setelah melakukan rapat dengan…
Di tengah kampung wisata yang berada di atas Danau Sentani ini, berdiri satu sekolah dasar,…
Plt Direktur RSUD Wamena dr. Charles Manalagi, Sp.OG mengakui jika apabila berbicara terkait penyakit TBC,…