Sebab menurut Amandus, hal ini masih ditemukan di lapangan. Bahkan, data pemilih yang sudah meninggal sempat berkembang dipermohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di MK. Dimana ditemukan di daerah lain DPT orang meninggal masih terdaftar bahkan ada yang menandatangani di daftar hadir di beberapa wilayah.
“Terkait hal ini, kami menyampaikan untuk dilakukan perbaikan oleh Dinas Dukcapil setempat, sehingga PSU mendatang tidak ditemukan lagi permasalahan terkait data orang meninggal,” ujarnya.
Sementara itu, terkait pasca putusakn MK yakni pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Papua. Amandus mengaku jika Bawaslu menunggu jadwal dan tahapan yang dikeluarkan KPU RI untuk menjadi panduan di daerah terutama dalam pelaksanaan PSU.
“Bawaslu tetap melaksanakan tugasnya terutaman mengawasi setiap tahapan dalam proses PSU, apabila ada petunjuk dari KPU RI terkait dengan putusan MK. Kami tetap melakukan pengawasan, terutama juga menyikapi daftar pemilih yang sudah meninggal dunia dan kita akan lakukan koordinasi dengan KPU,” pungkasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menggandeng sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh adat untuk bersama-sama mengimbau…
Ketua KSPI Papua, Benyamin Eduard Inuri, mengatakan bahwa aksi tersebut merupakan bagian dari gerakan serentak…
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan bantuan pemerintah. Sosialisasi…
Nah sebagai tim tanpa beban ini justru kadang menjadi ancaman bagi kubu tuan rumah karena…
Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…
Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…