“Semangat mereka luar biasa. Kami sudah menyiapkan tim kesehatan yang siaga 24 jam untuk memastikan kondisi semua peserta aman,” tambah Ricard.
Selama Diklat, peserta menjalani jadwal ketat khas lingkungan militer — mulai bangun pukul 04.00 pagi, olahraga, apel, hingga sesi materi dan latihan kedisiplinan sepanjang hari.
Kunjungan keluarga pun dibatasi ketat dan hanya diizinkan untuk kepentingan mendesak dengan pengawasan panitia. Ricard berharap, melalui pelatihan ini, seluruh CPNS dapat menjadi ASN yang disiplin, berintegritas, dan siap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Jayapura.
“Diklat ini bukan sekadar pelatihan, tapi proses pembentukan karakter dan tanggung jawab sebagai abdi negara,” pungkasnya.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Mulai tahun akademik 2026, Unika Fajar Timur Papua dikabarkan mulai membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk…
Isu gaji guru honorer Rp300 ribu mengemuka ketika pemerintah berencana mengangkat sekitar 32.000 petugas Satuan…
Surya, salah satu pedagang sayur keliling yang sehari-hari beroperasi menggunakan sepeda motor Supra 125 tua,…
Insiden penembakan terjadi di wilayah areal KM 50 PT Freeport Indonesia. Dari serangan ini dikatakan…
Berdasarkan laporan awal dan keterangan saksi, kejadian bermula saat pelaku diduga memasuki rumah korban secara…
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K., melalui Kasat Reskrim AKP Alamsyah Ali menjelaskan, berdasarkan hasil…