Categories: METROPOLIS

SMA-SMA Sepi Peminat Berharap Bantuan Pemerintah

Kata Salahudin, kendala pihaknya dalam penerimaan peserta didik baru ialah soal ruangan kelas yang hingga saat ini belum direnovasi dan tidak memungkinkan sekolah tersebut sebagai ruangan belajar.

Salahudin menyebutkan kendala yang dialami pihaknya disekolah tersebut adalah mulai dari ruangan kelas yang hingga saat ini masih rusak, kemudian tenaga pengajarnya kurang, sehingga animo masyarakat terhadap sekolah itu menjadi kurang. Diketahui jumlah guru atau tenaga pengajar di sekolah itu sebanyak 10 orang, diantaranya tiga guru PNS dan tujuh guru swasta.

Hingga saat ini kata dia, pihaknya memaksimalkan dengan ruangan yang ada saat ini. Seperti perpustakaan kata dia dimanfaatkan untuk jadikan ruangan kelas.

Ia berharap bantuan dari berbagai pihak untuk membantu membangun sekolah itu terutama untuk merenovasi kelas yang telah hangus terbakar itu. Karena menurutnya salah satu daya tarik dari sekolah itu adalah ketika ruangannya bagus dan lengkap.

“Kami berharap dari berbagai pihak bisa memberikan kami bantuan untuk rehab dari ruangan-ruangan kami yang terbakar,” harapannya.

Kepala Sekolah SMA Satria Jayapura, Salahudin. (foto:Jimi/cepos)

Di tempat yang berbeda, hal yang sama dialami SMA Yapen 45 Jayapura kurangnya animo masyarakat untuk mendaftar anak-anak di sekolah tersebut.

Kepala SMA Yapen 45 Jayapura, M. Sriyono S.sos menyampaikan bahwa pada pendaftaran PPDB online kemarin, pihaknya tidak mendapatkan peserta didik baru. Karena kata dia pihaknya hanya dijadikan sekolah pilihan kedua di aplikasi itu.

“Kami hanya menjadi pilihan kedua, dari beberapa sekolah seperti, SMAN 4, SMAN 2 dan SMA Satria. Kebanyakan kita menjadi pilihan kedua dan tiga,” jelasnya kepada Cenderawasih Pos, Rabu (3/7).

“Jadi selama PPDB nga ada siswa yang mendaftar. Melalui PPDB online dari SMA 45 tidak ada,” tambahnya.

Saat ini pihaknya telah mengajukan bantuan ke pemerintah untuk pembangunan gedung baru sekolah tersebut. “Kita juga lagi ajukan bantuan untuk pembangunan gedung kembali karena banyak yang sudah rusak yang harus di perbaiki,” pingsannya. (kar/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Jadi Primadona dan Wadah Aspirasi Warga Jayapura

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo menjelaskan bahwa program tersebut digelar usai apel pagi gabungan di…

5 hours ago

WBFC Raih Satu Poin

WBFC hingga pekan ke-10 masih berada di dasar klasemen grup D dengan koleksi 8 poin.…

6 hours ago

Selain SILPA, Pemprov Papua Kejar DBH Rp25,5 Miliar

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Papua, Dr. M. Rusdianto Abu S., AP.,…

6 hours ago

Disperindag:  Penataan Area Pasar Segera Dilaksanakan

Saat ini para pedagang sudah tidak berjualan  di area tersebut, namun setelah penataan kembali dilakukan…

7 hours ago

Potensi Wisata Pasir 1 dan 2 Holtekamp Bakal Dikembangkan

“Pasir 1 dan Pasir 2 ini memiliki daya tarik alam yang kuat. Kami fokus mengembangkannya…

7 hours ago

Miras Jadi Faktor Utama Lakalantas di Kab. Jayapura

Diakuinya dari setiap kejadian kecelakaan lalu lintas yang terjadi, mayoritas dipengaruhi oleh konsumsi minuman keras.…

8 hours ago