

Pengalungan tanda peserta Himpaudi dalam kegiatan Musda III Himpaudi Kota Jayapura, Senin (4/6). (foto:Mboik/Cepos)
JAYAPURA-Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) Kota Jayapura menggelar kegiatan musyawarah daerah (Musda) III Himpaudi Kota Jayapura tahun 2004, Senin (3/6).
Pj Wali Kota Jayapura melalui Asisten 3 Setda Kota Jayapura, Evert Meraudje mengatakan, untuk menghasilkan generasi masa depan dengan kualitas tinggi dan mampu berdaya saing, dibutuhkan pola asuh dan pendidikan sejak dini.
Karena itu, penanaman nilai karakter sejak dini menjadi penting agar tidak terjadi krisis moral bagi anak bangsa di masa depan. Agar anak dapat berkembang dan tumbuh secara baik dan benar. Karena segala sesuatu yang diajarkan pada anak di usia dini, akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak tersebut.
“Dalam Musda Himpaudi ini ini akan disampaikan laporan pertanggung jawaban tentang program selama periode 2020-2024, juga keputusan tentang program kerja untuk kurun waktu 2024-2028 yang akan dikerjakan oleh ketua terpilih bersama perangkatnya,” kata Evert Merauje.
Dia menekankan, sesuai dengan tema, dalam Musda III kali ini mengangkat tema “Kepemimpinan Transformasi Wujudkan kemandirian Himpaudi” mengandung arti bahwa kepemimpinan transformasi adalah kunci dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks dan dinamis.
Karena itu perlu pemimpin yang mampu berpikir visioner, inovatif, dan mampu menggerakkan seluruh elemen untuk bersama dalam mewujudkan merdeka belajar yang berkualitas di lingkungan pendidikan anak usia dini di Kota Jayapura.
Page: 1 2
Pemerintah Kampung Holtekam akan memfokuskan program pembangunan tahun 2027 pada penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan…
Komisi III DPR Provinsi Papua Selatan melakukan audiens dengan Manajemen, Nakes dan honorer atau pegawai…
Keterbatasan fasilitas ini memicu reaksi dari Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini. Saat ditemui…
Dalam pengiriman perdana ini, sebanyak 240 kilogram kepiting bakau kualitas premium diterbangkan ke Negeri Jiran…
Menurutnya, jumlah penonton yang mencapai puluhan ribu orang tidak sebanding dengan jumlah steward yang disiapkan…
Penanganan kasus pembunuhan Bripda Juventus Edowai yang memicu kericuhan di Kabupaten Dogiyai pada 31 Maret…