

Irjen Pol Mathius D Fakhiri (foto:DOK/CEPOS)
JAYAPURA – Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius Fakhiri menyampaikan bahwa pihaknya sudah memetakan berbagai wilayah yang memiliki potensi kerawanan jelang Pilkada mendatang.
“Soal daerah yang rawan, ada 4 provinsi yang masuk dalam wilayah Polda Papua dan yang bisa ditangani baik adalah Papua Selatan dan Papua induk sedangkan di Papua Tengah dan Papua Pegunungan diprediksi konstelasinya cukup tinggi,” beber Kapolda menjawab pertanyaan Cenderawasih Pos pekan kemarin di Mapolda Papua.
Namun ia berharap dalam pelaksanaan Pemilu nanti sekalipun ada riak-riak diharapkan tidak sampai berdarah-darah. Kapolda Fakhiri juga menyampaikan bahwa upaya untuk mengeliminir potensi konflik juga telah dilakukan.
“Saya selaku Kapolda, beberapa waktu lalu sudah menemui beberapa calon kepala daerah yang mau maju gubernur dan dalam waktu dekat kita akan bicara dari hati ke hati agar sesama anak daerah jangan benturkan seperti Pemilu-pemilu sebelumnya, 2014 – 2019,” imbuhnya.
Ia menyatakan juga sempat membahas dengan para tokoh terkait potensi eskalasi yang meningkat dan harapannya para tokoh juga mengambil peran sehingga Pemilu 2024 nanti bisa menghasilkan Pemilu yang damai.
“Harapan kami seperti itu, yang jelas untuk Papua Tengah dan Papua Pegunungan nampaknya harus ditangani ekstra. Namun bila ada komitmen bersama untuk menjaga keamanan daerah saya pikir ini akan lebih mudah,” tutupnya. (ade/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Udang Selingkuh Wamena adalah lobster air tawar endemis Papua yang secara ilmiah termasuk dalam Cherax…
Dialog tersebut mengusung tema "Generasi Muda, Identitas, dan Realitas Sosial. Wagub Paskalis mengemukakan banyak masyarakat…
Medical Klinik pertama milik orang asli Papua kini hadir di Merauke seiring dengan peresmian dan…
Personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menangkap seorang pemuda berinisial EK (18) di Kampung Bilogai,…
Ramainya perbincangan warganet di media sosial terkait rencana kehadiran Bajaj di Papua mendapat tanggapan dari…
Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Pegunungan meminta maaf kepada keluarga korban dan korban terdampak…