Categories: METROPOLIS

Skow Mabo Fokus Buka Lahan dan Jalan Produksi

JAYAPURA – Pemerintah Kampung Skow Mabo menetapkan sejumlah program prioritas yang akan menjadi fokus pembangunan sepanjang tahun 2026.  Program-program tersebut diarahkan untuk mendorong kemandirian ekonomi warga serta peningkatan kesejahteraan masyarakat kampung.

  Kepala Kampung Skow Mabo, Hanok R. Mallo, menjelaskan bahwa prioritas utama tahun ini meliputi pembukaan lahan produksi, pembangunan jalan ekonomi atau jalan produksi, pembukaan kebun keluarga, serta sejumlah program pendukung lainnya.

  “Untuk kebun keluarga, kita targetkan setiap keluarga memiliki kebun produksi sendiri. Tanaman yang dikembangkan antara lain sayur-sayuran, pinang, dan komoditas lain yang bernilai ekonomi,” ujar Hanok kepada Cepos, Jumat (2/1).

  Menurutnya, program kebun keluarga diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga sekaligus menambah penghasilan masyarakat. Selain sektor pertanian, pembangunan infrastruktur juga menjadi perhatian pemerintah kampung.

  “Pembangunan jalan produksi sangat penting untuk membuka akses ekonomi warga, terutama untuk mengangkut hasil kebun dan hasil produksi masyarakat,” jelasnya.

  Di bidang perumahan, Pemerintah Kampung Skow Mabo juga terus berupaya meningkatkan jumlah rumah layak huni bagi warga.

  Pada tahun 2025 lalu, pihaknya telah membangun empat unit rumah layak huni yang bersumber dari dana Alokasi Dana Kampung (ADK), ditambah dua unit bantuan dari Pemerintah Kota Jayapura saat Wali Kota melakukan kunjungan ke kampung.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Sindikat Perdagangan Bayi Dipromosikan Lewat Tiktok

Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga menemukan seorang ibu hamil berinisial BS, 29, yang tinggal di…

2 hours ago

Dugaan Kebocoran Data Pengguna Instagram, Komdigi Panggil Meta

Data yang diduga bocor mencakup nama pengguna, alamat, nomor telepon, hingga email, dan disebarkan di…

4 hours ago

Raja Juli Antoni: Masyarakat Bisa ‘Membeli’ Hutan

Pernyataan tersebut merespons ramainya ide netizen mengenai gagasan masyarakat ‘membeli’ hutan, yang mencuat setelah banjir…

5 hours ago

Buruknya Tata Kelola, Pemanfaatan Aset Pemprov Tak Optimal

Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengatakan, PT Irian Bhakti Mandiri memiliki aset bernilai besar yang…

1 day ago

Gelombang Tinggi Mengancam Perairan Utara Papua

Peringatan tinggi gelombang tersebut muncul di perairan utara Papua dikarenakan beberapa hari terakhir terpantau signifikan.…

1 day ago

Jika Papua Utara Jadi, Suka Tidak Suka Harus Diterima

Provinsi baru ini nantinya akan membawahi wilayah adat Saireri, yang mencakup lima kabupaten yaitu; Biak…

1 day ago