Categories: METROPOLIS

Meski APBD Menurun, Pelayanan Harus Tetap Baik

JAYAPURA – Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Jayapura, Papua menyebutkan, APBD Kota Jayapura pada 2026 sebesar Rp1,4 triliun atau mengalami penurunan Rp204 miliar dari 2025 sebesar Rp1,6 triliun lebih.

Kepala BPKAD Kota Jayapura Desi Wanggai mengatakan, salah satu penyebab menurunnya APBD Kota Jayapura adalah berkurangnya transfer anggaran dari pemerintah pusat termasuk dana otonomi khusus (Otsus).

“Menurunnya dana transfer dari pemerintah pusat maka seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura turut mengalami penyesuaian anggaran di mana rata-rata penurunan mencapai 30 persen,” katanya di Jayapura, Jumat (2/1).

Menurut Desi, Pemerintah Kota Jayapura telah menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun Anggaran 2026 kepada seluruh OPD pada 30 Desember 2025 sehingga diharapkan masing-masing OPD dapat bekerja maksimal sejak awal 2026.

“Alokasi anggaran terbesar dalam APBD 2026 diarah pada program prioritas di bidang kesehatan, pendidikan, dan kesehatan serta pekerjaan umum dan penataan ruang,” ujarnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Pemkab Keerom Tertibkan Bangunan di Kawasan Hijau Trans Papua

Pemerintah Kabupaten Keerom mulai mengambil langkah tegas terhadap keberadaan bangunan permanen maupun semipermanen yang berdiri…

4 hours ago

RD Akui Calon Lawan Sangat Kuat di Playoff

Fase grup kini hanya menyisakan 1 pertandingan, sekaligus menjadi partai penentu puncak klasemen. Persipura akan…

5 hours ago

Masyarakat Sipil Jadi Korban Gas Air Mata

Bentrokan antara massa aksi dan aparat keamanan terjadi di kawasan tersebut mengakibatkan aparat kepolisian terpaksa…

6 hours ago

Ricuh di Waena, Tertib Di Abepura

Meski sempat terjadi negosiasi antara demonstran dan pihak kepolisian, namun tidak mendapat titik temu. Aparat…

7 hours ago

Salib Hitam Bentuk Protes Mahasiswa

Kepada Cenderawasih Pos, Lenius selaku Negosiator Somap USTJ mengatakan bahwa aksi tersebut dilakukan pihaknya sebagai…

8 hours ago

Buron Selama 4 Hari, Pelaku Aniaya Kepsek di Mappi Akhirnya Diringkus

Kasus pembacokan yang terjadi di pertengahan Jalan Kampung Dagimon ini sempat menggegerkan warga Kota Kepi.…

9 hours ago