

Stok beras yang ada di gudang beras Bulog beberapa waktu lalu. Menghadapi Natal dan Tahun baru, stok beras di gudang beras Bulog dipastikan mencukupi kebutuhan masyarakat. (Foto/Dok/Cepos)
JAYAPURA – Perum Bulog Kantor Wilayah Papua memastikan persediaan beras menjelang Natal 2025 di Tanah Papua mencukupi sehingga masyarakat tidak perlu khawatir, yakni tercatat 24.158 ton. Jumlah tersebut akan bertambah karena saat ini sebanyak 5.135 ton masih dalam perjalanan dan pembongkaran dari kapal pengangkut.
Kepala Perum Bulog Kanwil Papua Ahmad Mustari, memastikan, beras yang dimiliki Bulog Papua cukup untuk menghadapi Natal hingga Tahun Baru 2026. Persediaan beras itu saat ini berada di gudang milik Bulog yang tersebar di enam provinsi di Tanah Papua.
Dari jumlah tersebut untuk wilayah Provinsi Papua terdapat 8.015 ton, Papua Pegunungan sebanyak 2.044 ton, Papua Tengah 6.258 ton, Papua Selatan 5.945 ton, Papua Barat 3.480 ton dan Papua Barat Daya 3.550 ton.
“Bulog pastikan ketersediaan beras menjelang Natal dan Tahun Baru di Tanah Papua aman dan dapat mencukupi kebutuhan masyarakat,” kata Ahmad Mustari kepada ANTARA di Jayapura, Senin (1/12).
Dikatakan, beras yang dimiliki Bulog Papua merupakan beras pengadaan dalam negeri yakni berasal dari pengiriman Surabaya, Makassar dan Merauke serta pengadaan luar negeri dari Pakistan. Perum Bulog Papua melayani enam provinsi di Tanah Papua dengan 42 kabupaten dan kota, kata Kepala Perum Bulog Kanwil Papua Ahmad Mustari.
Page: 1 2
Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pendidikan setempat mulai membenahi layanan pendidikan khusus menyusul rendahnya indeks…
Massa aksi datang menggunakan dua unit mobil pikap dengan membawa sejumlah atribut, di antaranya…
Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Abepura terus mendorong upaya kemandirian bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)…
Sebanyak 13 calon siswa (casis) yang dikirim melalui Lanud J.A. Dimara Merauke berhasil lolos seleksi…
Ibadah syukur yang berlangsung di Tugu Injil Pesisir Pantai Skouw, Kampung Skouw Yambe, tersebut…
Dihubungi dari Jayapura, AKBP Arjuna mengatakan, dari pengakuan kedua tersangka, mereka ditangkap dalam dua hari…