Kata Evert N Merauje, sanksi ini diberikan untuk menjaga netralitas ASN dalam penyelenggaraan pemerintahan dan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Calon Gubernur dan wakil Gubernur (Pilgub) Provinsi Papua yang akan berlangsung 6 Agustus ini.
“Semua ASN yang terbukti pasti akan kita berikan sanksi, maka dari itu saya minta untuk seluruh pegawai agar menjaga netralitas selama Pilgub ini berlangsung,” tuturnya.
Menurut Evert N Merauje, netralitas ASN penting untuk menjaga stabilitas dan kredibilitas pemerintahan serta integritas penyelenggaraan pemilu.
“Dengan adanya sanksi tegas ini, diharapkan ASN dapat menjalankan tugas dan fungsinya secara profesional dan tidak terlibat dalam politik praktis, menjaga netralitas dan integritas dalam pelayanan publik,” jelasnya.
Ketegasan ini bagi Evert N Merauje, diharapkan sebagai warning keras terhadap ASN yang lainnya untuk tidak bermain politik. “Pemerintah pada prinsipnya akan menjalankan aturan yang ada, jika dilanggar maka ada sanksi yang akan dikenakan,” tutupnya.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Koordinator Pos SAR Sarmi, Yohanis Muay, menjelaskan bahwa penghentian operasi dilakukan sesuai dengan prosedur dan…
ETLE Drone ini mulai dioperasikan pada Januari 2026 oleh Subdirektorat Penindakan dan Penegakan Hukum (Subdit…
"Kami jelaskan, stok komoditas beras Bulog di seluruh tanah air. Jadi total stok beras Bulog…
Umar menjelaskan, dalam UU ITE yang baru dipertegas mengenai batasan substansial tentang jenis kebohongan digital…
Ironisnya, lonjakan kebocoran data justru terjadi setelah diberlakukannya Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan…
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa dirinya belum memutuskan atau menyetujui kenaikan gaji…