

Kepala Distrik Abepura Petrus Awi Nero (FOTO:Takim/Cepos)
JAYAPURA – Kepala Distrik Abepura, Petrus Awi Nero mempertanyakan pemotongan terhadap Bantuan Sosial (Bansos) berupa beras 10 Kg yang saat ini sedang dilakukan penyaluran kepada masyarakat.
Bantuan yang dimaksud merupakan bantuan pangan berupa beras 10 kg kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) merupakan bagian dari program bantuan pangan cadangan beras pemerintah (CBP) yang dikelola oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan disalurkan oleh Perum Bulog.
Menurut Petrus Awi Nero, hingga saat ini banyak warga mempertanyakan apa dasar pemotongan terhadap bantuan tersebut.
“Hasil pertemuan dengan pihak Bulog beberapa waktu lalu, di Abepura dari jumlah keseluruhan bantuan ini dipotong 75%,” ujar Petrus Awi Nero saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos di Abepura, Jumat (1/8).
Petrus juga mengakui, pengurangan jumlah bansos ini sangat besar, hingga akhirnya berdampak pada pengurangan jumlah penerima. “Beberapa hari ini kami didatangi masyarakat pertanyaan hal ini, selain jumlahnya besar dan juga belum ada kejelasan apa dasar pemotongan tersebut,” ungkapnya.
Page: 1 2
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…
Partisipasi pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) dalam Festival Sagu yang diselenggarakan oleh Kementerian…
Cuaca ekstrem di dataran Kabupaten Mimika, Papua Tengah memicu tanah longsor yang memutus akses vital…
Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen, menegaskan bahwa pihaknya akan memastikan situasi keamanan…
Kertua Komisi II DPR Provinsi Papua Selatan Yulians Charles Gomar memberikan tanggapan terkait dengan persoalan…
Nah, di grup barat saat ini Garudayaksa memimpin klasemen dengan 49 poin, sementara Adhyaksa menguntit…